Suara.com - Mengenal lebih jauh sosok Rustam Lutfullin, wasit kontroversial asal Uzbekistan yang akan memimpin laga penentu antara Timnas Indonesia vs Filipina.
Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia akan menjalani duel penentu melawan Filipina untuk merebut tiket ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Selasa (11/6) malam WIB.
Laga ini sendiri sedianya akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), di mana skuad Garuda diwajibkan meraih kemenangan.
Kemenangan atas Filipina akan membuat Timnas Indonesia mencetak sejarah untuk pertama kalinya lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia.
Untuk meraih kemenangan, Timnas Indonesia pun harus tampil All Out dan mengerahkan segenap kekuatan terbaiknya melawan Filipina.
Meski nantinya tampil apik, Timnas Indonesia juga harus berharap dengan kepemimpinan yang adil dari wasit di laga ini.
Adapun untuk wasit di duel Timnas Indonesia vs Filipina ini, AFC menunjuk sosok wasit asal Uzbekistan, yakni Rustam Lutfullin.
Lantas, siapakah sosok Rustam Lutfullin tersebut? Apakah ia punya rekam jejak kontroversial selama menjadi pengadil lapangan, termasuk saat memimpin laga Timnas Indonesia?
Wasit Terbaik Uzbekistan
Rustam Lutfullin merupakan wasit asal Uzbekistan yang lahir di Bukhara pada 5 April 1991 atau saat ini dirinya berusia 33 tahun.
Rekam jejaknya di dunia wasit bermula di negaranya sendiri. Ia banyak memimpin duel-duel di Liga Super Uzbekistan atau O’zbekiston Superligasi.
Di negaranya sendiri, Rustam Lutfullin dikenal sebagai salah satu wasit terbaik. Hal ini terbukti dari penghargaan wasit terbaik edisi Maret 2024 di Liga Super Uzbekistan.
Sedangkan di level internasional, Rustam Lutfullin rutin ditunjuk AFC untuk memimpin laga-laga Piala Asia U-23, Asian Games, Kualifikasi Piala Dunia zona Asia, hingga laga persahabatan.
Kontroversi pernah dibuat Rustam Lutfullin saat memimpin laga perempatfinal Asian Games 2022 antara Jepang vs Korea Utara.
Di laga yang berakhir dengan skor 2-1 untuk Jepang itu, Rustam Lutfullin dianggap merugikan Korea Utara setelah memberikan penalti untuk Jepang di menit ke-80.
Berita Terkait
-
Perhitungan Nasib Timnas Indonesia Jika Kalah dari Filipina dan Vietnam Menang Lawan Irak, Siapa Lolos ke Babak 3?
-
Siap Nonton di SUGBK, Jokowi Pede Timnas Indonesia Menang Lawan Filipina: Tebak Skor Berapa?
-
Skuad Lengkap Timnas Indonesia vs Filipina, Nama Anthonius Maria Jadi Sorotan, Siapa Dia?
-
Daftar Kontroversi dan Profil Wasit Rustam Lutfullin, 'Diserang' Pemain Korea Utara Kini Pimpin Laga Timnas Indonesia
-
Timnas Indonesia vs Filipina, Ragnar Oratmangoen Janji Buat Fans Tersenyum Malam Ini
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan