Suara.com - Putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia baru saja usai, dengan fans Timnas Indonesia mencetak rekor penonton terbanyak se-Asia.
Dalam 107 pertandingan di 36 negara, tercatat 2.050.915 penonton hadir, rata-rata 19.167 per laga.
Ini jauh lebih banyak dibandingkan kualifikasi 2022 yang melibatkan 40 tim dalam 157 pertandingan dengan total 1.598.753 penonton atau rata-rata 10.183 per laga.
Putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia sendiri berlangsung sejak 16 November 2023 hingga 11 Juni 2024.
Bicara mengenai penonton, setidaknya di putaran kedua ada tiga negara pencetak rekor penonton terbanyak di Asia. Berdasarkan data FIFA, tiga negara tersebut adalah Irak, Indonesia dan Korea Selatan.
Dari tiga negara di atas, Indonesia berada di posisi teratas.
Irak selalu menarik banyak penonton saat menjadi tuan rumah di Stadion Internasional Basra yang berkapasitas 65.227.
Pada 16 November 2023, stadion hampir penuh dengan 64.447 penonton saat melawan Indonesia. Duel ini dimenangkan Irak 5-1.
Pada 21 Maret 2024, jumlah penonton sedikit menurun menjadi 63.750 saat melawan Filipina.
Terakhir, saat melawan Vietnam, penonton berkurang lagi menjadi 42.791. Total, tiga laga kandang Irak disaksikan 170.988 penonton.
Indonesia juga selalu mendapat dukungan besar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) di Jakarta.
Pada 21 Maret 2024, 57.696 penonton hadir saat Indonesia menang 1-0 melawan Vietnam. Pada 6 Juni 2024, jumlah penonton naik menjadi 60.345 saat melawan Irak, meski Indonesia kalah 0-2.
Pada 11 Juni 2026, penonton membludak menjadi 64.942 saat Indonesia menjamu Filipina.
Total penonton untuk tiga laga kandang Indonesia adalah 182.883.
Korea Selatan juga mencetak rekor penonton dalam laga kandangnya. Stadion Piala Dunia Seoul, dengan kapasitas 66.704, selalu penuh. Saat menjamu Singapura, 64.381 penonton hadir.
Berita Terkait
-
Jadwal Round 3-5 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Potensi Perjalanan Panjang Timnas Indonesia
-
Janji Thom Haye, Timnas Indonesia Takkan Inferior Hadapi Para Macan Asia di Round 3 Kualifikasi Piala Dunia
-
Gestur Jay Idzes Ajak Ernando Ari Selebrasi Kemenangan Disorot, Jiwa Kepemimpinannya Dipuji Netizen
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Profil Como 1907, Klub Liga Italia Milik Orang Indonesia Jadi Klub Papan Atas Serie A
-
Dari Kejurnas ke Super League, Mengintip 10 Gelar Juara Persib Sepanjang Sejarah!
-
Super League 2025/2026: David da Silva Rajai Top Skor dan Masuk Best XI Super League
-
Persija Jakarta Pecah Rekor Poin Tertinggi, Mauricio Souza Tetap Sesali Inkonsistensi JIS
-
Rekor Ini Jadi Alasan Nadeo Argawinata Kiper Terbaik Super League 2025/2026
-
Rizky Ridho Kecewa Persija Kalah, Tragedi Kartu Merah Gagal Beri Kado untuk Jakmania
-
Jangan Sampai Salah Jalur! Ini Rute Lengkap Pawai Juara Persib Bandung Pagi Ini
-
Persib Bandung Juara Super League, Adam Alis Buktikan Peran Vital Lini Tengah
-
Persija Gagal Juara Super League, Mauricio Souza Soroti Kehilangan 11 Poin Kandang
-
7 Fakta Gila Persib Bandung Hattrick Juara Liga Indonesia, Cetak Sejarah Baru!