- Gennaro Gattuso mundur sebagai pelatih timnas Italia setelah gagal lolos ke Piala Dunia akibat kalah dari Bosnia.
- Gian Piero Ventura memahami kekecewaan Gattuso karena pernah mengalami situasi serupa saat gagal membawa Italia pada tahun 2017.
- Ventura menyatakan kegagalan tersebut bukan tanggung jawab pelatih semata, melainkan masalah budaya dan sistem sepak bola Italia.
Suara.com - Mantan pelatih timnas Italia, Gian Piero Ventura, memberikan pesan kepada Gennaro Gattuso setelah memutuskan mundur dari jabatannya akhir pekan lalu.
Gattuso memilih mengundurkan diri usai Italia gagal lolos ke Piala Dunia setelah kalah adu penalti dari Bosnia pada babak play-off kualifikasi pekan lalu.
Situasi tersebut mengingatkan Ventura pada pengalaman serupa yang ia alami pada 2017. Saat itu, ia menangani Italia ketika kalah dari Swedia di play-off, sehingga gagal tampil di Piala Dunia 2018 di Rusia.
Menanggapi kondisi Gattuso, Ventura mengaku memahami kekecewaan yang dirasakan sang pelatih.
"Jelas dia sedang kecewa sekarang. Saya juga pernah mengalaminya. Anda merasa bertanggung jawab karena tidak mencapai tujuan. Yang terpenting adalah, dalam hati, dia tahu bahwa dia sudah memberikan yang terbaik," ujar Ventura kepada Rai Radio One.
"Saya menyarankan dia untuk memulai kembali dengan tenang dan mengerjakan lagi apa yang selalu dia lakukan. Dengan pemahaman bahwa bersama tim nasional ini adalah kemunduran yang buruk, tetapi itu bisa terjadi dalam sepak bola," imbuhnya.
Ventura juga menilai kegagalan tersebut tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab pelatih.
"Bukan hanya kesalahan pelatih, itu jelas. Dia memiliki tanggung jawab, tetapi ini bukan masalah presiden federasi atau pelatih, melainkan soal budaya dan sistem. Kita selalu berpura-pura tidak ada yang terjadi," tuturnya menutup.
Baca Juga: Bela Alessandro Bastoni, Lautaro Martinez Sebut Penurunan Performa Hal yang Manusiawi
Berita Terkait
-
Bela Alessandro Bastoni, Lautaro Martinez Sebut Penurunan Performa Hal yang Manusiawi
-
Dianggap Biang Kerok Kegagalan Timnas Italia, Bastoni Dibela Lautaro Martinez
-
Menahan Tangis, Gennaro Gattuso Minta Maaf Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
-
Tangis Gattuso Pecah saat Timnas Italia Kembali Jadi Pecundang di Kualifikasi Piala Dunia
-
Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026 Tadi Malam: Timnas Italia Merana, Turki Kasih Kejutan
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan