Suara.com - Aksi gelandang kawakan Timnas Denmark, Christian Eriksen mendapat pujian setinggi langit di Euro 2024. Pemain berusia 32 tahun itu masih tampil hebat meski sempat mendapat serangan jantung pada Euro edisi sebelumnya.
Serangan jantung Christian Eriksen terjadi pada Euro 2020 yang digelar pada 2021 karena COVID-19. Ia sampai terkapar di tengah lapangan saat pertandingan Timnas Denmark kontrak Finlandia, dan harus dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans.
Setelah nyawanya secara luar biasa bisa terselamatkan, Eriksen nyatanya mampu kembali berkarier di level top sepak bola, setelah sempat diprediksi langsung pensiun pasca insiden serangan jantung tersebut.
Meski jantungnya saat ini sudah dipasang ring, Eriksen tetap mampu tampil oke di atas lapangan hijau. Pada 2022 lalu, ia dikontrak klub elite Inggris, Manchester United.
Dan kini di Euro 2024 di Jerman, Eriksen kembali dipercaya sebagai pengatur serangan Denmark.
Hebatnya, mantan bintang Tottenham dan Inter itu mencetak gol saat Denmark bermain imbang 1-1 dengan Slovenia pada laga perdana Grup C Euro 2024 akhir pekan kemarin.
Aksi Eriksen yang tetap mampu tampil prima ini dipuji habis bek Slovenia, David Brekalo.
Brekalo tak menyangka, Eriksen yang sempat mengalami serangan jantung masih bisa menunjukkan kelasnya dengan permainan level tinggi.
"Entahlah, ada berapa banyak pemain lain bisa melakukan seperti apa yang telah dia lakukan di sepak bola. Dia gelandang yang luar biasa," tutur Brekalo kepada media Jerman, Bild, Rabu (19/6/2024).
Baca Juga: Kisah Unik Cristiano Ronaldo dan Conceicao: Dulu Main Bareng Ayah, Kini Jadi Mentor sang Anak
"Dia adalah pemain yang luar biasa dan sungguh menakjubkan karena dia masih memiliki tekad untuk kembali dan bermain di level tertinggi. Kredit untuknya karena dia benar-benar pemain top," tukasnya.
Selanjutnya, Eriksen bersama Denmark akan menghadapi lawan berat, Inggris pada matchday kedua Grup C Euro 2024, Kamis (20/6/2024) malam pukul 23:00 WIB.
Sementara itu, Slovenia akan menghadapi Serbia pada laga yang dimainkan lebih awal besok pukul 20:00 WIB.
Berita Terkait
-
Lamine Yamal Pecahkan Rekor Pele dan Mbappe, Jadi Pemain Termuda Juara Euro dan Piala Dunia
-
Spanyol Ukir Rekor Bersejarah usai Bekuk Prancis, Makin Dekat Kawinkan Gelar Euro dan Piala Dunia
-
Harry Kane Buka Suara soal Kondisi Christian Eriksen, Sebut Ada Keputusan Besar yang Menanti
-
Christian Eriksen Beri Kabar Terkini Setelah Kolaps di Lapangan, Kini Sudah Pulang ke Rumah
-
Dua Kali Kolaps Tak Takut Ketiga Kali, Christian Eriksen Keukeuh Tetap Ingin Main
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara