Suara.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga mengaku pihaknya mulai melakukan pendekatan terhadap pemain keturunan untuk dinaturalisasi agar bisa memperkuat Timnas Indonesia, di round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Apakah pemain tersebut Kevin Diks?
Arya tidak mau membocorkan. Ia mengaku pihaknya sangat hati-hati membahas pemain keturunan.
Terlebih proses baru sebatas komunikasi. Belum ada lanjutan administrasi yang dilakukan oleh PSSI.
"Biasanya kan kami komunikasi dulu, komunikasi sudah dilakukan, tapi proses administrasi belum kami lakukan. Pembicaraan-pembicaraan sudah dilakukan, tapi masih jauh, tapi kami butuhkan," kata Arya Sinulingga kepada awak media, Rabu (19/6/2024).
Saat ditanya berapa jumlah pemain keturunan yang sedang melakukan penjajakan dengan PSSI, Arya tidak bisa menyebutkannya.
Ia meminta untuk menunggu saja kepastiannya.
"Belum tahu, kami masih cari, belum mau janji. Ada yang mengatakan (pemain) ini, belum berani kami (sebut). Karena masih bicara-bicara non-formal," jelasnya.
"Masih memungkinkan, kan masih 3 bulan lagi (round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026), mudah-mudahan bisa dapat pemain-pemain yang dibutuhkan," ucapnya.
Sebelumnya, nama Kevin Diks dan Ole Romeny sedang mencuat bakal dinaturalisasi PSSI.
Baca Juga: Didepak FC Groningen, Ragnar Oratmangoen Justru Santai Main Bola Bareng Anak-anak di Pantai Maluku
Namun, ini baru sebatas rumor belum ada pengumuman resminya.
Timnas Indonesia akan berlaga di round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada September mendatang.
Mengingat lawan yang diahdapi berat, menghadirkan pemain keturunan dirasa menjadi cara yang cocok buat bersaing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey