Suara.com - Striker Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen semakin santer bakal bergabung dengan Bali United.
Bahhkan manajemen tim berjulukan Serdadu Tridatu dikabarkan dalam tahapan negosiasi kontrak.
"Ragnar Oratmangoen tengah dikaitkan dengan klub liga 1, Bali United," tulis unggahan akun Instagram @rumorbola yang dilansir Suara.com, Kamis (20/6/2024).
"Sebelumnya, pemilik Bali United mengakui ketertarikannya mendatangkan pemain keturunan," tambah akun tersebut.
Rumor itu semakin menguat setelah Ragnar Oratmangoen, resmi dilepas oleh klubnya di Liga Belanda yaitu FC Groningen.
Pada musim 2023/2024, Ragnar dipinjamkan ke Fortuna Sittard untuk mendapatkan lebih banyak menit bermain.
Sementara bersama Fortuna Sittard, Ragnar mendapat kesempatan tampil sebanyak 31 kali dan hanya bisa mencetak satu assist. Hal ini tentu tidak cukup untuk membuat Fortuna Sittard ingin mempermanenkan dirinya.
Namun, rumor merapatnya Ragnar Oratmangoen ke Bali United justru mendapatkan cibiran dari netizen. Tak sedikit yang menilai jika pemain berusia 26 tahun bakal mengalami penurunan karir jika bermain di Liga Indonesia.
Berikut ini tiga faktor karir Ragnar Oratmangoen bakal meredup jika bergabung dengan Bali United menurut analisa Suara.com:
Baca Juga: Pembukaan Piala AFF U-16 di Solo Sekaligus Perayaan Ulang Tahun Presiden Jokowi?
1. Kualitas Kompetisi
Secara kualitias, kompetisi Liga 1 masih tertinggal dari liga-liga negara lain di Asia Tenggara apalagi Eropa.
Ragnar bakal kesulitan mengembangkan performa dan kemampuan jika nekat bergabung dengan Bali United dan berkompetisi di Indonesia.
Kondisi yang berbeda tentunya jika dia tetap berkiprah di Eropa, entah tetap bertahan di Belanda maupun di liga lainnya.
2. Bahan Cacian Suporter
Alasan yang kedua ini kemungkinan besar bakal diterima Ragnar Oratmangoen jika bergabung dengan Bali United.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim