Suara.com - Ian Maatsen, pemain keturunan Indonesia, belum juga menjalani debut bersama Belanda di Euro 2024. Di sisi lain, dia dikabarkan setuju pindah dari Chelsea ke Aston Villa.
Pemain berusia 22 tahun itu masuk skuad Belanda di Euro 2024 di detik-detik terakhir jelang turnamen bergulir. Dia dipanggil pelatih Ronald Koeman untuk menggantikan Frenkie De Jong yang cedera.
Meski demikian, pemain berposisi bek sayap kiri itu belum juga mendapatkan kesempatan debut. Dia absen saat Belanda mengalahkan Polandia 2-1 dalam matchday pertama Grup D, 16 Juni lalu.
Sementara peluang dirinya tampil di laga kontra Prancis dini hari WIB nanti juga masih tanda tanya, mengingat Ronald Koeman lebih mengandalkan Nathan Ake di pos bek sayap kiri.
Di tengah ketidakpastian itu, muncul kabar bahwa pemain Chelsea yang musim lalu dipinjamkan ke Borussia Dortmund itu bakal segera berpindah klub.
Menyitat BBC, Aston Villa disebut setuju untuk menebus Ian Maatsen dari Chelsea dengan harga dikisaran 35 hingga 40 juta poundsterlng pada bursa transfer musim panas ini.
Maatsen disebut terbuka untuk pindah ke Aston Villa karena status klub tersebut yang bakal tampil di Liga Champions 2024-2025.
Sebelum setuju pindah ke Villa, Maatsen disebut berharap bisa dipermanenkan Borussia Dortmund yang musim lalu dibantunya melaju ke final Liga Champions meski harus tumbang dari Real Madrid.
Dortmund dilaporkan tidak menyanggupi permintaan Chelsea yang membandrol Maatsen di angka 35 juta pounds.
Terkini, kepindahan Maatsen dari Chelsea ke Aston Villa disebut tinggal menunggu kontrak personal sebelum sang pemain menjalani tes medis pasca Euro 2024.
Ian Maatsen Penuhi Syarat Bela Timnas Indonesia
Meski dipanggil Belanda untuk Euro 2024, status Maatsen saat ini masih memenuhi syarat memperkuat Timnas Indonesia. Hal itu mengingat dirinya belum diturunkan sama sekali oleh Ronald Koeman.
Maatsen diketahui merupakan langganan tim nasional Belanda di level kelompok umur dari U-15 hingga U-21 tetapi belum menjalani debut di timnas senior.
Peluang Maatsen untuk memperkuat Garuda bakal pupus andai dia sekali saja diturunkan Ronald Koeman di Euro 2024.
Berita Terkait
-
Preview Prancis vs Belanda di Euro 2024: Total Football Oranje Diuji Pragtmatisme Les Blues
-
EURO 2024: Didier Deschamps Pastikan Kylian Mbappe Bisa Lawan Belanda dengan Pakai Topeng
-
Euro 2024, Luciano Spalletti: Italia Kalah dari Spanyol karena Main Lamban
-
Euro 2024: Tak Mampu Kalahkan Denmark, Harry Kane Minta Pemain Tetap Tenang dan Banyak Mikir saat Evaluasi
-
Kasper Hjulmand Puji Permainan Denmark vs Inggris di EURO 2024: Kami Lebih Banyak Peluang
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana