Suara.com - Timnas Indonesia satu grup dengan Jepang, Australia, Arab Saudi, China, dan Bahrain di ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Indonesia masuk grup neraka.
Timnas Indonesia masuk Grup C, dari 3 grup di ronde 3 zona Asia ini.
Dari 5 negara lawan Indonesia, Jepang paling tinggi di rangking FIFA.
Jalan terjal menuju Piala Dunia 2026 terbuka bagi Timnas Indonesia.
Timnas Indonesia masuk grup neraka di babak 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Garuda tergabung di Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia bersama raksasa Asia seperti Jepang, Australia, Arab Saudi, China, dan Bahrain.
Pengundian fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (27/6).
Mantan pemain Jepang, Shinji Okazaki, dan legenda Iran, Mehdi Mahdavikia, menjadi pengundi bersama Chief Tournament Officer FIFA World Cup 2026, Manolo Zubria.
Hasilnya, Indonesia menempati Grup C bersama tim-tim kuat.
Jepang, Australia, dan Arab Saudi merupakan tim unggulan di grup ini. China dan Bahrain pun tak bisa dipandang sebelah mata.
Pertandingan di Grup C diprediksi sengit dan penuh rintangan.
Timnas Indonesia harus tampil maksimal di setiap laga untuk meraih tiket ke Piala Dunia 2026.
Dukungan penuh dari suporter Garuda menjadi kunci penting dalam perjuangan ini.
Babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia akan dimulai pada September 2024.
Timnas Indonesia akan menjalani laga kandang dan tandang melawan tim-tim di Grup C.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
-
Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan
-
KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
-
Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi
-
Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah
-
Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung
-
Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP