Suara.com - Gelandang timnas Indonesia, Marselino Ferdinan dipastikan tak melanjutkan karier bersama klub kasta kedua Liga Belgia, KMSK Deinze.
Kontrak eks pemain Persebaya Surabaya itu tidak diperpanjang oleh mereka setelah berakhir pada 1 Juli 2024.
Terkini, terkuat alasan KMSK Deinze merekrut Marselino Ferdinan dua musim lalu. Pernyataan klub mengindikasikan bahwa sang pemain didatangkan memang untuk strategi marketing.
Klub KMSK Deinze mengakui bahwa kehadiran Marselino Ferdinan telah meningkatkan popularitasnya, dengan jumlah pengikut akun Instagram resmi klub yang kini mencapai 174 ribu.
"Marselino Ferdinan bergabung dengan KMSK Deinze setelah meninggalkan Persebaya Surabaya," tulis klub tersebut pada Senin (1/7/2024).
"Pemain berusia 18 tahun ini, yang sebelumnya bermain untuk salah satu klub sepak bola terbesar dan terpopuler di Indonesia, memutuskan untuk mencari pengalaman pertamanya di Eropa."
"Marselino Ferdinan telah memberikan dampak positif pada media sosial klub," kata KMSK Deinze.
Sejak bergabung dengan KMSK Deinze pada Januari 2023, pemain berusia 19 tahun itu telah tampil dalam tujuh pertandingan dan mencetak satu gol.
KMSK Deinze juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi para pemain ini.
Baca Juga: Gagal Juara Piala AFF, Ini Kelebihan dan Kekurangan Timnas Indonesia U-16 yang Perlu Diperhatikan
"Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada mereka semua atas komitmen dan kontribusinya kepada KMSK Deinze. Semoga sukses di tantangan berikutnya," demikian pernyataan klub.
Sebelumnya, Marselino Ferdinan telah mengisyaratkan keinginannya untuk tidak melanjutkan di KMSK Deinze.
Ketika itu, Marselino Ferdinan tengah memperkuat timnas Indonesia dalam dua pertandingan tersisa di Grup F putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Marselino menyatakan bahwa karirnya akan terus berlanjut di luar negeri, meskipun ia belum mau mengungkapkan negara tujuannya selanjutnya.
"Masih bermain di luar negeri, tetapi itu rahasia," kata mantan pemain Persebaya Surabaya itu.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
3 Calon Wonderkid Terbaik Grup C Round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Timnas Indonesia Wajib Waspada
-
Dibantai Timnas Indonesia U-16 Lima Gol, Pelatih Vietnam Sebut Ada Kesalahan Konyol
-
Reaksi Media Vietnam usai Dibantai 0-5 oleh Timnas Indonesia U-16
-
Usai Heboh Ditinggal Muhammadiyah, BSI Malah Sukses Rekrut Ragnar Oratmangoen
-
Adu Harga Pasar Gabriel Han Willhoft-King vs Marselino Ferdinan, Sama-Sama Gelandang Muda
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG
-
Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks
-
5 Pilihan Sabun Cuci Muka Glad2Glow Sesuai Review, Mengatasi Kulit Berjerawat hingga Kusam
-
Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya
-
Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki
-
Kemarau Panjang Mengintai, Jakarta Rencanakan Hujan Buatan Tiap Pekan
-
Anwar Ibrahim Keluarkan Perintah di Kasus Pilot Malaysia Jadi Kurir Narkoba Ditangkap di Jakarta
-
DTI Series 2026 Resmi Digelar, Perkuat Kolaborasi Digital Nasional
-
15 Ide Lomba 17 Agustus Indoor di Kantor yang Paling Seru dan Gak Ribet!
-
YouTube Dipanggil Komdigi, AI Moderasi Konten Dinilai Perlu Evaluasi