Suara.com - Pemain keturunan Indonesia, Gabriel Han Willhoft-King, kini menjadi salah satu pemain yang dibicarakan karena bergabung dengan Manchester City U-19. Harga pasarnya pun dibanding-bandingkan dengan Marselino Ferdinan.
Kabar bergabungnya Gabriel Han Willhoft-King disampaikan jurnalis Italia yang sekaligus pakar transfer sepak bola, Fabrizio Romano. Dia menyampaikan melalui cuitan di media sosial X bahwa Han Willhoft-King diikat kontrak dua musim oleh Manchester City.
“Manchester City setuju mendatangkan gelandang kelahiran 2006 dengan talenta luar biasa untuk tim U-19. Gabriel Han Willhoft-King meninggalkan Tottenham beberapa minggu lalu dan ia gabung Manchester City dengan kontrak selama dua tahun,” tulis Fabrizio Romano.
Jika melihat usianya yang terhitung muda, Gabriel Han kini dibanding-bandingkan dengan bintan muda Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan. Sebab, jarak usia keduanya terhitung tak jauh berbeda.
Salah satu aspek yang juga diperbandingkan dari kedua pemain ini ialah harga pasarnya. Bagaimana perbandingan harga pasar Gabriel Han Willhoft-King dan Marselino Ferdinan? Berikut Suara.com menyajikan penjelasannya.
Perbandingan Harga Pasar Marselino Ferdinan vs Gabriel Han
Saat ini, Marselino Ferdinan berstatus sebagai pemain muda dengan nilai pasar termahal. Sebab, tidak ada satu pun pemain yang baru menginjak 18 tahun yang harganya bisa menyamainya.
Saat ini, nilai pasar pemain yang sempat berkarier di kasta kedua Liga Belgia itu mencapai Rp5,21 miliar. Dengan harga ini, dia juga berstatus sebagai salah satu pemain lokal termahal Timnas Indonesia.
Sementara itu, harga Gabriel Han Willhoft-King sampai saat ini masih belum tertera di Transfermarkt. Pemain baru akan memiliki harga pasar setelah tampil untuk tim senior atau setidaknya di U-21.
Baca Juga: 3 Fakta Menarik Gabriel Han Willhoft-King, Pemain Keturunan yang Dikontrak Manchester City
Oleh sebab itu, kisaran harga pasar Gabriel Han belum bisa dipetakan. Sebab, saat ini pemain kelahiran London, Inggris itu, masih berada di level junior, sehingga harganya belum ditentukan oleh pasar.
Melansir dari situs Transfermarkt, Gabriel Han Willhoft-King saat ini memiliki paspor Inggris dan Jerman.
Namun, dia diketahui juga punya keturunan Indonesia dari ayahnya yang asli Jakarta. Sebelum diboyong Manchester City, Gabriel Han Willhoft-King bermain untuk Tottenham Hotspur U-18 sebelum kontraknya berakhir pada 1 Juli 2024 lalu.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
3 Fakta Menarik Gabriel Han Willhoft-King, Pemain Keturunan yang Dikontrak Manchester City
-
Gabriel Han Willhoft-King Bisa Main di 4 Posisi Berbeda, Paling Sering di Pos Thom Haye
-
Berapa Harga Pasar Gabriel Han Willhoft-King? Pemain Keturunan Gabung Man City
-
Daftar 6 Negara yang Bisa Diperkuat Gabriel Han Willhoft-King, Ada Timnas Indonesia
-
Asal Usul Darah Indonesia Gabriel Han Willhoft-King, Pemain Keturunan Direkrut Manchester City
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?