Suara.com - Belakangan ini, Bank Syariah Indonesia (BSI) membuat heboh karena sukses menggaet pemain Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen, sebagai brand ambassador. Sebelumnya, Bank Hana telah lebih dahulu merekrut Shin Tae-yong.
Munculnya sosok Ragnar Oratmangoen sebagai bintang iklan BSI memang sempat membuat geger pecinta Timnas Indonesia. Iklan itu mencuat melalui foto yang diunggah Ragnar di akun @0ratmangoen, Rabu (3/7/2024).
"Sebarkan berita ini kepada semua orang dan tetap aman dari potensi penipuan. @lifewithbsi," tulis Ragnar Oratmangoen dalam unggahannya via fitur Instastory tersebut pada Rabu (3/7/2024).
Sebelumnya, Ragnar Oratmangoen juga telah digandeng oleh BSI sebagai brand ambassador. Pemain yang akrab disapa Wak Haji itu akan bertugas mempromosikan produk, layanan, dan kegiatan BSI.
Munculnya sosok Ragnar Oratmangoen sebagai brand ambassador sebetulnya bukan hal yang asing bagi para penggawa Timnas Indonesia. Bahkan, Shin Tae-yong pun juga pernah jadi bintang iklan.
Shin Tae-yong sempat viral di media sosial setelah iklannya untuk Bank Hana jado perhatian publik. Sang juru taktik saat itu ditunjuk sebagai brand ambassador Ban Hana pada 26 Desember 2022.
Juru taktik asal Korea Selatan itu kemudian ambil bagian dalam pembuatan iklan Bank Hana. Iklan ini muncul pada medio 30 Desember 2022. Shin tampak menunjukkan keterampilannya mengolah kulit bundar dengan tagline ‘Cetak Masa Depan’.
Dalam sebuah adegan, eks pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu menggunakan jersey training khas yang digunakan pelatih. Kemudian, Shin Tae-yong berganti pakaian dengan setelan jas.
"Kuatkan langkah dan cetak masa depan bersama Hana Bank," tutur Shin Tae-yong dalam iklan tersebut.
Popularitas yang mengiringi para pemain Timnas Indonesia ini memang akhirnya turut berdampak pada banjirnya tawaran-tawaran untuk menjadi bintang iklan hingga brand ambassador.
Dengan menggaet para penggawa Timnas Indonesia, termasuk pelatihnya, perusahaan ingin mengamankan ceruk pasar dari calon konsumen yang berada di lingkungan sepak bola.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Bung Ropan: Info dari Erick Thohir, Maarten Paes Tak Bela Timnas Indonesia September Nanti, Kecuali Hal Ini Terjadi
-
Segera Kembali ke Indonesia, Shin Tae-yong Pantau Jens Raven Cs di Piala AFF U-19 2024?
-
Keturunan Banda Neira, Keponakan Jairo Riedewald Ngebet Bela Timnas Indonesia
-
Menang Telak, Erick Thohir Beri Wejangan Khusus untuk Timnas Indonesia U-16
-
Pemain Anyar PSS Sleman Moon Chang-jin Ternyata Pernah Diasuh Shin Tae-yong
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Beban Perubahan di Pundak Mahasiswa: Sampai Kapan Rakyat Menitipkan Harapan?
-
Transisi Status PPPK Dimulai Awal 2027, Komisi X DPR Minta Para Guru Tak Lagi Resah
-
Merdeka dari People Pleasing: Mengapa Gen Z Harus Mulai Belajar Berkata 'Tidak'
-
Kekerasan Seksual di Perkebunan Sawit seperti Gunung Es, Perlindungan Buruh Masih Minim
-
Makna Lagu "Great Expectation" Sienna Spiro, Ketika Cinta Tejebak Ekspetasi
-
Asap Kebakaran Hutan Kalimantan Sudah Sampai Malaysia, Sekolah di Sarawak Ditutup
-
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta dan Kenangan Masa Remaja Saya
-
Warga Jakarta Bayar Mahal Udara Kotor, Revisi Aturan Pencemaran Masih Terpinggirkan
-
Rupiah Kian Menguat, Destry Damayanti: Respons Kebijakan Stabilisasi BI
-
Mahasiswa Minta Praperadilan Febrie Ardiansyah Tak Hambat Penelusuran Aset dan Aliran Dana TPPU