Suara.com - Pemain Inggris Jude Bellingham dijatuhi sanksi oleh UEFA lantaran selebrasi yang dianggap melecehkan tim lawan. Sanksi tersebut diumumkan jelang laga perempat final Piala Eropa 2024 kontra Swiss, Sabtu (6/7/2024).
Bellingham melakukan selebrasi yang dianggap tidak pantas ke arah bangku pemain lawan setelah mencetak gol penyeimbang saat Inggris melawan Slovakia di babak 16 besar.
Pertandingan yang berlangsung pada 30 Juni 2024 itu dimenangkan oleh Inggris setelah Harry Kane mencetak gol kedua yang sekaligus mengunci kemenangan 2-1 The Three Lions.
Menurut laporan Sky Sports, UEFA memutuskan menjatuhkan sanksi setelah melakukan penyelidikan.
"UEFA memberikan sanksi berupa denda 30 ribu euro (Rp528 juta). Selain itu, pemain Real Madrid ini dikenai sanksi larangan bermain," bunyi pengumuman UEFA dalam laporan tersebut.
Namun, sanksi larangan bermain ini tidak langsung berlaku untuk laga The Three Lions selanjutnya. Sanksi larangan tampil untuk satu pertandingan ini berlaku untuk satu tahun.
"Sanksi tersebut bisa tidak langsung diberlakukan dan berlaku dalam periode satu tahun setelah sanksi ini dijatuhkan hari ini," jelas UEFA.
Dengan demikian, Bellingham dipastikan tetap bermain saat Inggris melawan Swiss dalam perempat final Euro 2024.
Bellingham merupakan pemain kunci dalam permainan Inggris asuhan Gareth Southgate. Hal itu dibuktikan dengan dua gol yang sudah dicetaknya hingga 16 besar Euro 2024.
Baca Juga: Jude Bellingham Cetak Gol Spektakuler Lawan Slovakia, Gareth Southgate Angkat Topi
Torehan ini membuat koleksi gol Bellingham setaras dengan kapten Inggris, Harry Kane yang juga telah mencetak dua gol.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis