Suara.com - PSSI mengisyaratkan belum akan berhenti menjalankan proyek naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia. Pengamat olahraga, Fritz Simanjuntak menyodorkan dua tipe pemain naturalisasi yang dinilai bisa bikin permainan Garuda lebih atraktif.
Timnas Indonesia akan tampil di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia mulai 5 September mendatang. Tim asuhan Shin Tae-yong dinilai butuh tambahan kekuatan agar tak jadi bulan-bulanan di event tersebut.
PSSI mengisyaratkan bakal menambah pemain keturunan untuk terus meningkatkan kekuatan Timnas Indonesia. Bek Kevin Diks dan striker Ole Romeny disebut-sebut tengah diincar untuk dinaturalisasi.
Terlepas dua pemain tersebut, Frtiz Simanjuntak mengungkapkan harapan agar Timnas Indonesia bisa diperkuat pemain naturalisasi dengan karakteristik Amerika Latin dengan tipe seperti Ronaldinho dan Lionel Messi.
"Untuk posisi [pemain yang dinaturalisasi] itu urusan pelatih. Tapi saya merasa Timnas Indonesia bisa ambil pemain dengan skill mumpuni layaknya Ronaldinho dan Lionel Messi," kata Fritz saat berbincang dengan Suara.com, Selasa (16/7/2024).
"Sepak bola jadi lebih menghibur dengan pemain seperti mereka. Saya tak spesifik menyebut posisi, tapi kemampuan dan karakter pemain harus seperti itu."
Lebih jauh, Fritz menyebut upaya PSSI menaturalisasi banyak pemain keturunan sebagai hal wajar. Keputusan itu disebutnya sebagai upaya mengakselerasi Timnas Indonesia saat kompetisi domestik belum mencapai level yang cukup untuk menghasilkan banyak pemain berkualitas.
"Begini loh, kualitas liga kita itu belum mampu untuk memproduksi pemain dengan level [tertentu] untuk Timnas Indonesia," kata Fritz Simanjuntak.
"Sambil membenahi kompetisi, ya saya pikir boleh-boleh saja federasi melakukan naturalisasi pemain," tambahnya.
Baca Juga: Maarten Paes Bisa Gagal Satu Tim dengan Lionel Messi karena Cedera Kaki Bengkak
Timnas Indonesia akan memainkan matchday pertama Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan menghadapi Arab Saudi.
Rafael Struick dan kawan-kawan akan bertandang ke markas Arab Saudi pada 5 September 2024, sebelum menjamu Australia di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya lima hari berselang.
Berita Terkait
-
Biodata Kim Pan-gon, Resmi Mundur karena Keinginan Tiru Shin Tae-yong Tak Dituruti Malaysia?
-
Arab Saudi Dilatih Roberto Mancini, Pengamat Minta Timnas Indonesia Tak Gentar: Kita Punya Shin Tae-yong!
-
Timnas Indonesia U-19 Andalkan Jens Raven, Vietnam Justru Bikin Langkah Mengejutkan Jelang Piala AFF U-19 2024
-
Lama Tak Dipanggil STY, Gelandang Rp5,21 M Ini Dinilai Salah Satu Pemain Aboard Paling Sukses Berkarier di Luar Negeri
-
Alasan Mengejutkan Indra Sjafri Coret Ji Da Bin dari Timnas Indonesia di Piala AFF U-19 2024
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan