Suara.com - Emil Audero Mulyadi dipastikan turun kasta ke Serie B setelah masa peminjaman di Inter Milan selesai dan tidak diperpanjang oleh Nerrazurri.
Emil Audero Mulyadi dipinjamkan ke Inter Milan mulai Agustus 2023 lalu dengan durasi satu musim dengan batas akhir Juni 2024 lalu.
Pemain kelahiran Mataram ini akan kembali bermain untuk Sampdoria, mengingat ia masih terikat kontrak hingga 2026 mendatang.
Nasib sial memang dialami Emil Audero Mulyadi, alih-alih tampil cemerlang bersama Inter Milan selama masa peminjaman.
Menit bermain pun sangat minim ia dapatkan, pemain keturunan Indonesia ini hanya memainkan empat laga di Liga Italia bersama Inter.
Meski sempat mencicipi nikmatnya gelar Scudetto dan Piala Super Italia, namun kebahagiaan itu seperti semu bagi Emil.
Masa peminjaman di Inter sudah berakhir, itu artinya ia akan kembali bermain untuk Sampdoria yang telah turun ke kasta kedua pada musim depan.
Ya, sungguh ironi bagi pemain yang sempat digadang-gadang mau bergabung bersama Timnas Indonesia, meski hingga kini tak terwujud.
Sementara Emil turun kasta, satu bek Timnas Indonesia memastikan diri bakal bermain di Serie A musim depan, yakni Jay Idzes.
Baca Juga: Siapa Nermin Haljeta, Juru Gedor PSM Makassar? Jebolan Klub Legenda Inter Milan
Jay Idzes sukses membawa Venezia promosi ke Serie A musim depan, hal ini tentu membanggakan Timnas Indonesia dan masyarakat Tanah Air.
Kembali ke Emil, kualitasnya sebagai kiper level Eropa tentu tak diragukan lagi, hal itu dibuktikan dengan harga pasarannya yang tinggi.
Emil pernah menyentuh angka Rp206 miliar, itu terjadi pada 2019 lalu, seiring waktu berlalu nominal tersebut turun dan kini menjadi Rp89 miliar.
Lantas apakah nasib Emil turun kasta kedua Liga Italia merupakan karma telah menolak membela Timnas Indonesia? hal ini tentu tak bisa dipastikan.
Meski demikian, banyak netizen Tanah Air yang menyempatkan memberi simpati kepada Emil, walau tak sedikit yang mengejeknya.
Menarik dinantikan bagaimana performa Emil saat kembali bermain untuk Sampdoria di Liga Italia Serie B 2024 mendatang.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
Siapa Nermin Haljeta, Juru Gedor PSM Makassar? Jebolan Klub Legenda Inter Milan
-
Reaksi Kiper Keturunan Seharga Rp86,91 Miliar usai Dibuang Inter, Dulu Tolak Timnas Indonesia
-
Profil Lautaro Martinez, Si Banteng yang Sabet Gelar Top Skor dan Bawa Argentina Juara Copa America 2024
-
Eks Tandem Pemain Berdarah Indonesia Mehdi Taremi Direkrut Inter Milan
-
Jual Mahal Tolak Jadi WNI, Pemain Keturunan Seharga Rp86,9 Miliar Bakal 'Dibuang' Inter Milan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Kiamat Harga Gadget 2027? TSMC Naikkan Biaya Produksi Chip 10%, Raksasa Teknologi Mulai "Eksodus"
-
Live Malam Hari! Catat Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
-
Antam dan Galeri 24 Koreksi, Cek Harga Jual dan Buyback Emas Hari Ini di Pegadaian
-
Sepak Terjang Nanik S. Deyang Pimpin BGN, Kini Pilih Mundur Fokus Pengobatan
-
Bukan Sekadar Transportasi, KRL Mengubah Cara Saya Melihat Perjalanan Harian
-
Soal Infertilitas: Sperma Kosong, Bayi Tabung hingga Mitos Gaya Hubungan Intim
-
Liburan ke Malioboro Makin Asyik, Becak Listrik Gratis Kembali Beroperasi
-
Jalur Bab el-Mandeb Membara: Harga Minyak Dunia Mengamuk di Tengah Gempuran 11 Malam AS ke Iran
-
Kebencian Salah Sasaran: Mengapa Perempuan Memusuhi Perempuan Lain?
-
Jatuh Cinta pada MRT Jakarta dan Semangat Baru Bertransportasi Umum