Suara.com - Jeong Seok-seo atau akrab disapa Jeje merupakan penerjemah dari pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Kehidupan dan seputar pekerjaannya pun menarik perhatian publik sepak bola Indonesia.
Sebagai orang terdekat STY di dalam dan di luar pekerjaan, Jeje sering menjadi salah satu sumber berita tentang pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Jeje juga dinilai sebagai sosok yang profesional dan bisa menyampaikan pesan dari STY kepada para pemain saat sesi latihan atau pertandingan berlangsung.
Tidak sedikit kamera yang mengabadikan momen Jeje menerjemahkan kemarahan Shin Tae-yong kepada pemain Timnas kalimat per kalimat. Bahkan Jeje ikut menampilkan ekspresi sebal dan menunjuk para pemain Timnas demi menirukan Shin Tae-yong.
Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube TS Media di segmen acara mereka, Kasih Paham Capt, Jeje menjadi salah satu narasumber.
Di sana ia menjadi narasumber bersama Coach Justin yang acaranya dipandu oleh influencer Oza Rangkuti dan presenter olahraga, Natascha Germania.
Dalam salah satu momen wawancara itu, Coach Justin melontarkan pertanyaan yang bikin Jeje berucap bahwa pertanyaan itu berbahaya.
Tidak dalam arti serius, Jeje pun tertawa ketika mendengar pertanyaan yang keluar dari Coach Justin dan para pembawa cara.
“Kalau lagi nggak latihan, berapa jam sehari sama Shin Tae-yong? Atau suka-suka dia?,” tanya Coach Justin.
Baca Juga: Profil Danish Hakimi, Pemain Tengil Malaysia yang Melet usai Dilanggar Welber Jardim
“Je lo datang sekarang atau Je lo nggak usah datang, gue lagi pengen sama temen cewek gue gitu,” lanjut pertanyaan Coach Justin yang disambut tawa Jeje.
Terlepas dari pertanyaan tersebut yang dibumbui canda soal STY, Jeje tetap memberikan jawaban jelas kepada Coach Justin.
“Jadi kalau Coach Shin membutuhkan, saya pasti datang. Jadi saya selalu stand by,” jawab Jeje.
“Nggak terlalu jauh banget (jarak rumah Jeje dan apartemen STY). Nggak terlalu banget, kalau nggak macet paling 20 menit,” jelas Jeje.
“Kalau itu (jam kerja) nggak bisa dihitung sebenarnya. Kadang benar-benar nggak dicariin, kadang dicariin saya harus stand by. Jadi HP selalu stand by,” ujarnya.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
-
Profil Danish Hakimi, Pemain Tengil Malaysia yang Melet usai Dilanggar Welber Jardim
-
Peci Hitam Jens Raven Viral, Netizen: Otw Jadi Wak Haji Nih!
-
Media Vietnam Heboh Momen Mati-matian Timnas Indonesia saat Digempur Malaysia: Tak Ada Satu Pun Gol Jebol
-
Memori Indah Indra Sjafri di Jawa Timur: Ayo Ulangi Rek, Gebuk Thailand!
-
Anomali Timnas U-19: Ketika Bek Lebih Piawai Cetak Gol Dibandingkan Striker
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pesan Menyentuh Audy Item untuk Iko Uwais Usai Keguguran di Usia Kandungan 7 Minggu
-
3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud
-
Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb
-
ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor