Suara.com - Sebuah momen pilu menyelimuti laga final Piala AFF U-19 2024 atau ASEAN Cup U-19 2024 saat Muhammad Kafiatur Rizky, gelandang andalan Timnas Indonesia, harus mengakhiri pertandingan lebih awal.
Pertandingan yang berlangsung sengit melawan Thailand di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Senin (29/7/2024) tersebut harus diwarnai dengan kesedihan bagi skuad Garuda Nusantara.
Sejak peluit pertama ditiup, kedua tim bermain dengan tempo tinggi.
Timnas Indonesia, di bawah arahan Indra Sjafri, tampil dominan dan berhasil unggul lebih dulu melalui gol Jens Raven pada menit ke-18.
Namun, kebahagiaan kemenangan parsial itu harus terusik ketika Kafiatur Rizky mengalami cedera serius pada menit ke-36.
Terjatuh saat berusaha menguasai bola, pemain muda berbakat ini terlihat kesakitan dan langsung mendapat perawatan medis.
Upaya kerasnya untuk melanjutkan pertandingan harus terhenti.
Indra Sjafri, pelatih tim, dengan berat hati memutuskan untuk menarik Kafiatur keluar dan menggantinya dengan Toni Firmansyah.
Dengan wajah penuh kesedihan, Kafiatur digiring keluar lapangan menggunakan kursi roda.
Baca Juga: Klub Eropa Bangga Lihat Timnas Indonesia Juara Piala AFF U-19 2024: Jens Raven Pahlawan!
Pandangannya yang tertunduk lesu dan tangan yang menggenggam kepala seolah menggambarkan kepedihan yang dirasakannya.
Cedera yang dialaminya menjadi pukulan telak bagi tim dan para penggemar yang berharap banyak padanya.
Mereka terus berjuang hingga akhir pertandingan, namun skor 1-0 untuk Indonesia bertahan hingga peluit panjang berbunyi dan Timnas Indonesia juara Piala AFF U-19 2024.
Kemenangan ini memang membanggakan, namun tetap terasa kurang lengkap tanpa kehadiran Kafiatur Rizky di lapangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
Terkini
-
Super League Dapat Dua Slot Kompetisi Asia, Persija-Persib Jadi Wakil Indonesia?
-
Dominasi Inggris di Liga Champions, 7 Klub Premier League Tembus 16 Besar
-
Robert Lewandowski Bimbang Soal Masa Depan di Barcelona
-
Deretan Pemain Naturalisasi yang Terancam Degradasi Bareng Klubnya, Siapa Saja?
-
Heboh Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Akun Resmi Serie A Italia: Jay Idzes Aja Bangga!
-
Persiapan Singkat, Persib Bandung Waspadai Parkir Bus Madura United
-
Rekor Pribadi Jordi Amat Pecah di Persija, Musim Perdana Jadi yang Paling Produktif
-
5 Pemain yang Kariernya Melejit Usai Bela Timnas Indonesia
-
Dulu Mereka Bintang Timnas Indonesia Kini Terbuang ke Klub Kecil
-
PSSI Tantang John Herdman Buktikan Kualitas di FIFA Series 2026