Suara.com - Siapa sangka, pelatih striker Timnas Indonesia yang baru ternyata adalah sosok legendaris di sepak bola Korea Selatan? Yeom Ki-hun, mantan penyerang tajam dengan segudang prestasi, kini resmi bergabung dengan tim pelatih Shin Tae-yong.
Keputusan PSSI untuk mendatangkannya tentu bukan tanpa alasan.
Kehadiran Yeom Ki-hun di Tanah Air diharapkan mampu menjadi solusi bagi lini depan Timnas Indonesia yang selama ini kerap tumpul.
Sebagai top skor Korean FA Cup 2019, pengalaman dan kemampuannya dalam mencetak gol diharapkan dapat menular kepada para striker muda Indonesia.
Kedatangan Yeom Ki-hun ke Indonesia semakin menguatkan tekad Shin Tae-yong untuk membawa Timnas Indonesia ke level yang lebih tinggi.
Keduanya, bersama rombongan, telah tiba di Indonesia pada Minggu (11/8/2024).
Kabar gembira ini pertama kali dibagikan oleh penerjemah tim, Jeong Seok-seo alias Jeje, melalui akun Instagram pribadinya.
Sepanjang karier profesionalnya, Yeom Ki-hun telah mencatatkan 57 caps bersama Timnas Korea Selatan dan mencetak 5 gol.
Di level klub, ia bahkan lebih produktif dengan torehan 103 gol dan 131 assist dari 546 pertandingan.
Beberapa klub papan atas Korea Selatan seperti Jeonbuk Hyundai, Ulsan Huyundai, dan Suwon Bluewings pernah menjadi pelabuhan kariernya.
Prestasi individu Yeom Ki-hun pun tak perlu diragukan lagi. Ia pernah dinobatkan sebagai pemain muda terbaik K-League pada tahun 2006.
Selain itu, ia juga beberapa kali meraih gelar pemain terbaik dan top assist di kompetisi tersebut.
Dengan pengalaman dan prestasi yang mentereng, Yeom Ki-hun diharapkan dapat membantu Ramadhan Sananta dan para striker lainnya untuk menjadi mesin gol yang menakutkan bagi lawan-lawan Timnas Indonesia.
Daftar Prestasi Yeom Ki-hun:
- Pemain Muda Terbaik K-League 1 (2006)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA