Suara.com - Maarten Paes langsung belajar bahasa gaul Indonesia setelah melalui perjuangan panjang dan penuh harap untuk bergabung ke Timnas Indonesia.
Akhirnya kabar gembira datang bagi pecinta sepak bola Indonesia. Maarten Paes, kiper naturalisasi berbakat, kini resmi menjadi bagian dari skuad Garuda.
Keputusan FIFA yang mengabulkan banding PSSI terkait perpindahan asosiasi sang kiper membuka jalan bagi Paes untuk berkontribusi bagi Timnas Indonesia.
Perjalanan panjang Paes untuk mengenakan jersey Merah Putih dimulai sejak ia resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada April 2024.
Namun, regulasi FIFA yang ketat sempat menjadi penghalang.
Berkat kegigihan PSSI yang tak kenal lelah dalam mengajukan banding, akhirnya mimpi Paes untuk membela tanah air tercinta menjadi kenyataan.
Melalui akun Instagram resmi Timnas Indonesia, Paes mengungkapkan rasa syukur dan antusiasmenya yang luar biasa.
Ia tak sabar untuk segera bergabung dengan rekan-rekannya dan memberikan yang terbaik untuk Timnas Indonesia.
"Saya merasa senang bisa berbincang dengan kalian. Saya rasa saya ingin datang ke sana [Indonesia] secepatnya, bermain secepatnya untuk tim nasional. Dan saya sangat bersyukur memiliki kesempatan ini dan bisa bermain untuk Garuda," kata Maarten Paes dikutip dari Instagram Timnas Indonesia, Minggu (18/8/2024) malam.
"Saya tidak sabar untuk bertemu kalian langsung. Kita ciptakan kenangan indah bersama. Menyala abangku."
Dengan bergabungnya Paes, diharapkan skuad Garuda akan semakin solid dan siap menghadapi berbagai tantangan di kancah sepak bola internasional, terutama dalam perjuangan menuju Piala Dunia 2026.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyambut hangat bergabungnya Paes ke dalam tim.
Ia yakin bahwa kehadiran Paes akan memberikan dampak positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia.
Dengan semangat juang yang tinggi dan pengalaman bermain di level internasional, Paes diharapkan dapat menjadi sosok inspiratif bagi para pemain muda Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim