Suara.com - Timnas Indonesia sempat memiliki calon striker naturalisasi dalam diri Navarone Foor. Namun, pemain keturunan itu akhirnya gagal membela Garuda karena lupa membaca direct message (DM) di Instagram.
Navarone Foor pernah didekati oleh PSSI pada 2019. Dia langsung mendapat tawaran membela Timnas Indonesia oleh pelatih saat itu, Simon McMenemy.
Namun, Simon saat itu menghubungi Navarone Foor tidak melalui agen tetapi langsung ke sang pemain. Dia memberi tawaran via DM Instagram.
Karena banyaknya pesan yang masuk ke DM Instagram, Navarone Foor pun tidak sempat membaca tawaran dari Simon. Alhasil, dia baru mengetahuinya 2,5 tahun berselang.
Kisah itu disampaikan eks pemain Vitesse itu saat diwawancarai YouTuber Yussa Nugraha yang diunggah melalui YouTube.
"Saya pernah mendapatkan DM dari Simon McMenemy saat berkarier di Cyprus. Tapi saya baru tahu dua setengah tahun setelahnya," kata Navarone.
Kesalahan ini tentunya sangat disayangkan, mengingat potensi besar yang dimiliki Foor untuk memperkuat lini tengah Timnas Indonesia.
Dengan pengalaman bermain di berbagai liga Eropa dan kemampuan teknis yang mumpuni, Foor bisa menjadi tambahan kekuatan yang signifikan bagi skuad Garuda di masa itu.
"Andaikan saat itu saya balas, mungkin sudah beberapa kali tampil untuk Timnas Indonesia saat ini," ujar Navarone menyesal.
Terkini, peluang Foor untuk membela Timnas Indonesia jelas hampir tertutup. Selain sudah berusia 32 tahun, performanya juga sudah jauh menurun.
Menyitat Transfermarkt, striker kelahiran Opheusden itu belum memiliki klub sejak kontraknya berakhir bersama klub Turki Bandirmaspor pada Agustus 2024.
Selain itu, Timnas Indonesia kini telah memiliki banyak striker naturalisasi seperti Rafael Struick, Ragnar Oratmangoen hingga Jens Raven.
Selain masih berusia relatif muda, ketiganya juga tengah berkarier di klub-klub Eropa dari ADO Den Haag, Dender hingga FC Dordrecht.
Profil singkat Navarone Foor:
Nama Lengkap: Navarone Chesney Kai Foor
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey