Suara.com - Membandingkan harga pasar atau Market Value dua pemain keturunan Indonesia yang berkarier di Belanda, Tristan Gooijer dan Calvin Verdonk. Siapa yang lebih unggul?
Tristan Gooijer dan Calvin Verdonk merupakan dua bek keturunan Indonesia yang saat ini berkarier di Belanda bersama PEC Zwolle dan NEC Nijmegen.
Kebetulan keduanya akan bertemu di pekan ke-3 Liga Belanda (Eredivisie) 2024/2025, Sabtu (24/8) malam WIB.
Namun pertemuan Tristan Gooijer dan Calvin Verdonk tampaknya tak akan terjadi di atas lapangan, melainkan di bench pemain atau di luar lapangan.
Pasalnya Tristan Gooijer saat ini tengah mengalami cedera serius, yakni cedera lutut. Diperkirakan, pemain berusia 19 tahun ini baru akan pulih total pada awal tahun 2025 mendatang.
Di sisi lain, Calvin Verdonk diprediksi akan diturunkan dan dimainkan oleh NEC Nijmegen sebagai starter di pos bek kiri.
Andai Tristan Gooijer tak mengalami cedera, bisa saja duelnya dengan dengan Calvin Verdonk tercipta saat NEC Nijmegen menjamu PEC Zwolle nanti.
Terlepas dari gagalnya pertemuan kedua pemain itu di lapangan, menarik untuk membandingkan nilai pasar antara Tristan Gooijer dengan Calvin Verdonk.
Kira-kira, siapa yang punya nilai pasar paling tinggi di antara dua pemain keturunan Indonesia tersebut?
Baca Juga: NEC Babak Belur di 2 Laga Terakhir, Calvin Verdonk Jadi Juru Selamat Malam Ini?
Calvin Verdonk Unggul Tipis
Jika mengacu pada nilai pasarnya, Calvin Verdonk jelas lebih memiliki nilai pasar lebih tinggi ketimbang Tristan Gooijer.
Dikutip dari laman Transfermarkt, Calvin Verdonk punya nilai pasar sebesar 2,5 juta euro atau setara dengan Rp43,1 miliar.
Nilai pasar Calvin Verdonk ini ternyata hanya unggul tipis atas Tristan Gooijer yang punya nilai pasar sebesar 2 juta euro (Rp34,5 miliar).
Calvin Verdonk punya nilai pasar yang lebih unggul karena dirinya sudah lama berkarier di kancah profesional, yakni sejak 2015.
Di sisi lain, Tristan Gooijer bisa dikatakan seorang debutan. Sebelum bergabung PEC Zwolle, ia hanya bermain di tim kelompok umur atau Jong Ajax yang berkiprah di kasta kedua atau Eerste Divisie.
Tag
Berita Terkait
-
NEC Babak Belur di 2 Laga Terakhir, Calvin Verdonk Jadi Juru Selamat Malam Ini?
-
Uji Coba Lawan India, Nova Arianto Bisa Maksimalkan Skuad Pelapis di U-17
-
Shin Tae-yong Tak Jamin Maarten Paes Jadi Kiper Utama, Ernando Masih Punya Kesempatan
-
Statistik Reno Munz, Pemain Kelahiran Jakarta di Liga Jerman: Layak Bela Timnas Indonesia?
-
Timnas Indonesia Krisis Bek, Elkan Baggott Tak Dipertimbangkan Shin Tae-yong
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Timnas Indonesia Tumbangkan Timor Leste, Shayne Pattynama Langsung Tantang Vietnam di Piala AFF 2026
-
6 Tips agar Sepeda Lipat Makin Ngebut di Jalanan, Tak Takut Tertinggal saat Gowes Bareng
-
Berapa Harga Pertalite Per 1 Agustus 2026?
-
Setelah 40 Hari, Mengapa Makam Pegawai Kejari Mojokerto Tiba-tiba Dibongkar?
-
Vonis 2 Tahun Penjara untuk Abdul Wahid, Arief Setiawan dan Dani M Nursalam
-
Cara Ikut Upacara 17 Agustus di Istana Negara 2026, Tersedia 8100 Kursi
-
Ada Upaya Ditutupi, KPK Pastikan Kasus Suap Proyek dan Jual Beli Jabatan di Pemalang Jalan Terus
-
Misteri Jasad Wanita Tanpa Identitas di Dalam Sumur Gegerkan Warga Bululawang
-
Tiny Garden: Buku Bergambar yang Mengajarkan Bahagia Lewat Hal-Hal Kecil
-
Cara Pilot Malaysia Selundupkan 70 Ribu Butir Ekstasi di Bandara Soetta, Terancam Hukuman Mati