Suara.com - Mengenal lebih jauh sosok Sep van der Heijden, kiper keturunan Medan yang bisa jadi penerus atau bahkan pengganti Maarten Paes di Timnas Indonesia.
Bukan rahasia lagi jika Timnas Indonesia memiliki banyak pemain keturunan yang berkarier di Eropa, terutama di negara Belanda.
Salah satu yang kini menjadi sorotan adalah kiper muda milik Vitesse Arnhem, Sep van der Heijden. Belakangan ia menjadi sorotan karena memiliki darah Indonesia.
Ditulis akun @indobloodtalent, darah Indonesia yang dimiliki kiper berusia 20 tahun itu mengalir dari sang nenek yang berasal dari Medan, Sumatera Utara.
Dengan kata lain, Sep van der Heijden bisa membela Timnas Indonesia jika mengacu pada regulasi FIFA pasal 7 soal naturalisasi pemain.
Dengan usianya yang masih belia, Sep van der Heijden bisa dinaturalisasi untuk menjadi kiper masa depan Timnas Indonesia dan menjadi penerus atau bahkan pengganti Maarten Paes.
Apalagi Sep van der Heijden punya perjalanan karier yang hampir sama dengan Maarten Paes, yakni sama-sama berangkat dari Jong Utrecht.
Lantas, siapakah sosok Sep van der Heijden tersebut?
Bagaimana perjalanan kariernya dan statistiknya hingga saat ini?
Calon Kiper Masa Depan Timnas Indonesia?
Sep van der Heijden merupakan penjaga gawang keturunan Indonesia yang lahir di Belanda.
Ia lahir pada 29 Agustus 2004 atau baru saja menginjak usia 20 tahun.
Saat ini, Van der Heijden tercatat menjadi penggawa tim kasta kedua Belanda atau Eerste Divisie, Vitesse Arnhem.
Ia bergabung pada Juli kemarin dari Jong Utrecht dengan status bebas transfer.
Karier Van der Heijden sendiri bermula di klub lokal bernama SDO Bussum.
Berita Terkait
-
Siapa Mike Kleijn? Pemain Keturunan Belanda-Surabaya Pantas Geser Posisi Kapten Asnawi Mangkualam di Timnas Indonesia
-
2 Pemain Keturunan Tertimpa Nasib Buruk Jelang Timnas Indonesia vs Arab Saudi, No.1 Paling Parah!
-
Komentar Bijak Erick Thohir Usai Timnas Indonesia U-20 Dihajar Thailand di Seoul Earth on Us Cup
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
Terkini
-
Kata-kata Harapan Tinggi Bojan Hodak Soal Kualitas Kurzawa dan Potensi Dion Markx di Persib Bandung
-
2 Faktor yang Bikin Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2030 di Tangan John Herdman
-
Momen Asyik Ngobrol denggan Jay Idzes, Emil Audero Ditinggal Bus Cremonese?
-
Sembuh dari Cedera, Maarten Paes Masih Jadi Cadangan Mati di FC Dallas
-
Pemain Naturalisasi Ramai Hijrah ke Liga Lokal, Siapa Saja yang Masih Konsisten Main di Luar?
-
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Bayern Munich: Misi Bangkit Die Roten
-
Marselino Ferdinan Pamer Bekas Jahitan Operasi
-
Gianluca Pandeynuwu Resmi ke Arema FC, Siap Panaskan Persaingan Kiper Utama Singo Edan Musim Ini
-
Sanksi FA Hantui Matheus Cunha Usai Selebrasi Kasar Saat Manchester United Bungkam Arsenal
-
Sentuhan Ajaib Michael Carrick, Sulap 2 Pemain Pesakitan Era Amorim Jadi Nyawa Baru Man United