Suara.com - Timnas Malaysia berpeluang besar untuk melampaui Ranking FIFA Timnas Indonesia pada FIFA Matchday September 2024.
Keyakinan ini muncul karena Malaysia hanya menghadapi Filipina dan Lebanon di Pesta Bola Merdeka 2024.
Sementara itu, Timnas Indonesia harus menghadapi dua lawan tangguh yakni Arab Saudi dan Australia dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sebelum jeda internasional September, skuad Garuda berada di peringkat 133 dunia dengan 1.108,73 poin, alias cuma unggul tipis dari Malaysia di posisi 134 dengan 1.107,58 poin.
Timnas Indonesia hanya unggul 1,15 poin dari Malaysia. Jika tim asuhan Shin Tae-yong meraih hasil buruk di dua laga ini, maka Malaysia akan melenggang melampaui ranking FIFA mereka.
Terkini, Malaysia berhasil meraih kemenangan atas Filipina dengan skor 2-1 pada Rabu (4/9/2024).
Menyitat Football-Ranking, kemenangan itu membuat Malaysia menambah 4,48 poin dan secara matematis, untuk sementara mengangkangi ranking FIFA Garuda.
Malaysia untuk sementara naik satu peringkat ke urutan 133, membuat posisi Timnas Indonesia turun satu strip di bawahnya.
Untuk bisa kembali melewati posisi Malaysia, Timnas Indonesia butuh setidaknya hasil imbang kontra Arab Saudi.
Baca Juga: Bahas Peluang Timnas Indonesia vs Arab Saudi, 2 Media Vietnam Malah 'Berantem'!
Hasil imbang melawan tim berjuluk Elang Hijau pada Jumat (6/9/2024) dini hari WIB, akan membuat Timnas Indonesia memperoleh 6,88 poin.
Di laga kedua, Malaysia akan menghadapi Lebanon, tim yang saat ini menduduki peringkat 113 dalam Ranking FIFA.
Andai berhasil menang dalam pertandingan yang akan berlangsung pada 8 September, Malaysia jelas akan mendapatkan tambahan poin lagi.
Di sisi lain, Timnas Indonesia akan menghadapi Australia pada 10 September. Melihat pertemuan terakhir di mana Garuda kalah 0-4 di 16 besar Piala Asia 2023, peluang menang jelas tipis meski tak tertutup.
Melihat situasi yang ada, jelas Malaysia berpeluang besar untuk menyalip Ranking FIFA Timnas Indonesia pada FIFA Matchday September 2024 ini.
FIFA akan merilis ranking terbaru pada 19 September mendatang. Patut dinantikan bagaimana dinamika persaingan dua negara tetangga asal Asia Tenggara ini dalam mengerek posisi di Ranking FIFA.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Diisi Banyak Pemain dari Liga Eropa, Shin Tae-yong Beri Pernyataan Menohok
-
Hitung-hitungan Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Sukses Hancurkan Arab Saudi
-
Laga Perdana Lawan Arab Saudi, Lebih Bijak Jika Shin Tae-yong Cadangkan Dahulu Ragnar Oratmangoen
-
Timnas Indonesia vs Arab Saudi: Pertarungan Dua Negara Penakluk Penguasa Sepak Bola Dunia
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Perintah Balik ke Jakarta dan Munculnya Dua Sosok Tak Dikenal Sebelum Kematian Sutrimo
-
Mendagri Ajak Kementerian dan Lembaga Beri Apresiasi bagi Pemda Berprestasi
-
Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib
-
Desil Berapa yang Nggak Boleh Beli Pertalite? Begini Cara Ceknya!
-
Apa Arti Kemajuan Jika Alam Tak Lagi Bisa Bertahan?
-
Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300
-
Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027
-
5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless
-
Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli
-
Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes