Suara.com - Striker Argentina yang pernah merumput di BRI Liga 1 bersama Borneo FC, Felipe Cadenazzi melanjutkan kariernya di Liga Uruguay.
Cadenazzi bergabung ke klub Defensor SC, setelah sempat berstatus tanpa klub sejak Agustus 2024. Seperti diketahui, Cadenazzi gabung ke Borneo FC pada Juli 2023.
Gabung ke klub baru, Cadenazzi sempat mengucapkan soal pengalamannya bermain di Liga Indonesia. Yang menarik, eks striker Flamengo itu mengatakan soal kondisi transportasi di Indonesia.
Pemain berusia 32 tahun itu mengatakan bahwa di Indonesia, jumlah sepeda motor lebih banyak dibanding jumlah manusia.
"Saya sempat bermain di Liga Indonesia. Di negara itu, jumlah sepeda motornya lebih banyak dibandingkan jumlah manusianya," ucapnya seperti dilansir Suara.com dari Debate Uruguay.
"Saya berada di sana selama lebih dari setahun dan pertandingan terakhir saya pada bulan Juni," sambungnya.
Dikutip dari data Transfermarkt, Felipe Cadenazzi direkrut Borneo FC dari klub Liga Cile,
Magallanes.
Selama membela Borneo FC di BRI Liga 1, Cadenazzi memainkan 29 pertandingan dan mencetak 15 gol, catatan cukup impresif untuk ukuran pemain 32 tahun.
Malah jika merujuk pada data Transfermarkt, jumlah Cadenazzi di Borneo FC lebih banyak dibanding dengan klub-klub lainnya yang pernah dibela.
Baca Juga: Mertua Pratama Arhan Pastikan Satu Pelatih Menyusul Gugur di BRI Liga 1, Siapa Dia?
Saat main di Liga Korsel, Seoul E-Land, striker Argentina itu memainkan 34 pertandingan di semua kompetisi dan hanya mencetak 10 gol.
Berita Terkait
-
Mertua Pratama Arhan Pastikan Satu Pelatih Menyusul Gugur di BRI Liga 1, Siapa Dia?
-
Hasil BRI Liga 1: Persis Solo Menggila, Permak Madara United Empat Gol
-
Bekal Positif Persis Solo di Pekan Keempat, Madura United Bertekad Menang
-
Persija Jakarta Digulung PSBS Biak, Carlos Pena: Mereka Pantas Menang
-
Suporter PSIS Dilarang ke Jalak Harupat, Persib: Berani Datang, Sanksi Menanti
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan