Suara.com - Bek tengah Timnas Indonesia, Justin Hubner, dikenal sebagai pemain yang tak kenal kompromi di lapangan hijau. Bahkan dia bangga disebut sebagai tukang jegal.
Gaya permainannya yang agresif dan lugas membuatnya menjadi salah satu bek tengah paling tangguh di Timnas Indonesia.
Duel-duel sengit dengan lawan seakan menjadi santapan sehari-hari baginya.
Usianya yang masih muda, 21 tahun, tidak menyurutkan semangatnya untuk berjibaku merebut bola.
Para penyerang lawan kerap kesulitan melewati hadangannya yang kokoh.
Tak heran jika ia kerap disebut sebagai 'preman' di lini belakang.
"Saya bermain di posisi bek tengah karena saya suka menjegal," akui Justin dalam sebuah wawancara di kanal Sport77Official.
Namun, agresivitasnya itu terkadang membuatnya harus menerima kartu kuning atau bahkan kartu merah.
"Itu risiko yang harus saya ambil," tegasnya.
Baca Juga: 3 Pemain Abroad Timnas Indonesia dengan Performance Ganas Pekan Ini
"Sebagai bek, tugas utama saya adalah menghentikan serangan lawan. Jika harus mendapat kartu, saya siap."
Keturunan Bandung dan Makassar ini memang memiliki darah petarung.
Ia selalu siap membela rekan-rekannya jika mendapat perlakuan kasar dari lawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan