Suara.com - Ada kabar buruk dari Maarten Paes, sang penjaga gawang andalan Timnas Indonesia. Dia baru bisa bergabung dengan skuad Garuda pada 7 Oktober 2024 mendatang.
Keterlambatan bergabungnya Paes ini dikarenakan jadwal padat bersama klubnya, FC Dallas, di ajang Major League Soccer (MLS).
FC Dallas masih memiliki beberapa laga krusial sebelum jeda FIFA Matchday.
Pertandingan terakhir yang harus dilakoni Paes bersama klubnya adalah melawan Portland Timbers pada 7 Oktober dini hari WIB.
Setelah pertandingan tersebut, Paes akan segera terbang ke Indonesia untuk bergabung dengan rekan-rekannya di Timnas Indonesia.
"Paes akan bergabung dengan Timnas Indonesia setelah menyelesaikan pertandingan terakhirnya bersama FC Dallas," ujar perwakilan FC Dallas dalam sebuah pernyataan resmi.
Sementara itu, Timnas Indonesia sendiri telah merencanakan pemusatan latihan dan keberangkatan ke Bahrain.
Skuad Garuda akan berkumpul di Jakarta pada 5 Oktober dan langsung terbang ke Bahrain pada hari yang sama.
Para pemain yang berkarier di luar negeri, termasuk Paes, akan bergabung langsung di Bahrain.
Baca Juga: Justin Hubner Risih dengan Kelakuan Fans Indonesia: Semuanya Kacau
"Kami akan langsung terbang ke Bahrain setelah berkumpul di Jakarta," ungkap Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji.
Timnas Indonesia akan menghadapi dua laga tandang yang sangat krusial dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026, yaitu melawan Bahrain pada 10 Oktober dan China pada 15 Oktober.
Kehadiran Paes diharapkan dapat memperkuat lini belakang Timnas Indonesia dan meningkatkan peluang lolos ke putaran final Piala Dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Panas! Dituding Rampok 7 Gelar Real Madrid, Barcelona Siapkan Langkah Hukum
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair