Suara.com - Siapa Gabriel Luca? Bocah berusia 12 tahun yang kini bermain di Amerika Serikat dan pemain keturunan memiliki darah Indonesia, tepatnya dari Lampung. Bahkan dia punya gocekan sekelas Erling Haaland.
Indonesia tampaknya tak akan pernah kehabisan bakat-bakat luar biasa di luar negeri. Bakat-bakat muda ini tak hanya ada di Eropa, melainkan juga di dataran Amerika.
Salah satunya adalah Gabriel Luca Sudjatmiko. Saat ini, ia bermain di Amerika Serikat bersama Concorde Fire Soccer Club di Atlanta.
Dilansir dari akun Instagram @bolavers24, Gabriel Luca memiliki darah Indonesia dari kedua orang tuanya yang berasal dari Tanah Air.
“Orang tua saya lahir di Indonesia. Ayah saya lahir Jakarta, (dan) ibu saya lahir di Lampung,” bunyi keterangan akun @bolavers24.
Meski orang tua berasal dari Indonesia, Gabriel Luca sendiri diketahui saat ini tinggal dan tumbuh di Amerika Serikat.
Lantas, seperti apa perjalanan kariernya yang baru seumur jagung ini? Posisi apa yang diperankan oleh Gabriel Luca dan bisakah dirinya membela Timnas Indonesia?
Sang Trequartista Muda
Gabriel Luca Sudjatmiko merupakan pemain keturunan Indonesia yang lahir pada 7 April 2012 atau saat ini genap berusia 12 tahun.
Baca Juga: Timnas Indonesia Berpotensi Kehilangan Pemain Keturunan Rp260,72 Miliar
Saat ini dirinya bermain bagi Concorde Fire di Amerika Serikat dan bermain di posisis gelandang, lebih tepatnya sebagai gelandang serang atau Playmaker.
Bisa dikatakan bahwa Gabriel Luca benar-benar menyukai posisi Playmaker itu. Pasalnya, ia menamai akun Instagram-nya dengan imbuhan kata Trequartista.
Sebagai informasi, Trequartista merupakan salah satu peran di sepak bola yang berasal dari Italia. Peran ini biasanya disematkan ke pemain-pemain yang bertugas menjadi motor serangan timnya.
Gabriel Luca pun membuktikan bahwa ia bisa disebut Trequartista. Tercatat, ia mampu mencetak 2 gol dan 4 assist pada musim lalu bagi timnya.
Bahkan dilihat dari video rekaman permainannya yang dikutip dari @bolavers24, Gabriel Luca kerap menunjukkan kepiawaiannya dalam dribel dan menciptakan peluang, layaknya Trequartista sejati.
Salah satu hal yang paling menarik dari sosok Gabriel Luca tentu postur tubuhnya. Di usia yang baru 12 tahun, ia sudah memiliki postur setinggi 160 cm.
Bukan tak mungkin saat ia memasuki usia remaja, tingginya akan bertambah dan membuatnya mengikuti jejak legenda AC Milan, Kaka, sebagai salah satu Trequartista legendaris yang punya postur tinggi.
(Felix Indra Jaya)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda