Suara.com - Media China, Sohu, menyampaikan surat terbuka kepada federasi sepak bola negara mereka (CFA) untuk segera menunjuk Park Hang-seo sebagai pelatih tim nasional.
Permintaan itu mereka sampaikan jelang China menjamu Timnas Indonesia dalam matchday ketiga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Selasa (15/10/2024) malam WIB.
Sohu dalam artikelnya, menilai Timnas Indonesia sebagai tim berbahaya. Andai China mampu dikalahkan, pelatih Branko Ivankovic disebut-sebut akan dipecat.
Nah, andai skenario itu terjadi, Federasi Sepak Bola China (CFA) diminta untuk menunjuk Park Hang-seo sebagai pelatih.
Park adalah kompatriot pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Sebelum "menganggur" dia merupakan juru taktik yang sukses memoles Vietnam menjadi kekuatan besar di Asia Tenggara.
Menurut Sohu, gaji Park Hang-seo yang besar tidak akan menjadi halangan untuk CFA andai benar-benar berminat merekrut juru taktik asal Korea Selatan itu.
"Pelatih Park Hang-seo dulu menerima gaji hingga 600.000 dolar AS per tahun di Vietnam. Itu merupakan penghalang bagi banyak tim Asia Tenggara," jelas Sohu dikutip Suara.com pada Minggu (13/10/2024).
"Namun bagi Federasi Sepak Bola China, hal itu tidak menjadi masalah. Bahkan CFA dapat membayar Park Hang-seo lebih dari itu jika dia setuju untuk memimpin tim China."
Di sisi lain, media Vietnam, Danviet, menganggap ulasan Sohu sebagai permintaan tolong timnas China kepada Park Hang-seo, demi meningkatkan kualitas tim.
Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Kevin Diks, Bisa Bela Timnas Indonesia Lawan Jepang dan Arab Saudi
"Kalah telak, Timnas China 'minta bantuan' ke Park Hang-seo?" tulis Danviet.
"Tim China belum juga meraih satu poin pun setelah 3 pertandingan di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia."
"Hampir bisa dipastikan, Branko Ivankovic akan dipecat dalam waktu dekat dan kandidat yang banyak disebut-sebut oleh fans China adalah Park Hang-seo."
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?