Suara.com - Pemain keturunan Indonesia, Miliano Jonathans terus menunjukkan performa apik bersama klub Liga 2 Belanda, Vitesse. Fans Timnas Indonesia pun malah ketakutan dengan statistik sang pemain.
Alasan fans Timnas Indonesia merasa cemas adalah karena performa apik Miliano Jonathans bisa mengundang Timnas Belanda untuk memantaunya.
Andai Oranje tertarik, winger lincah berkaki kidal ini diperkirakan bakal lebih memilih Timnas Belanda yang bermain di Eropa alih-alih skuad Garuda.
"Kalau tidak buru-buru diambil, bisa dipanggil Timnas Belanda U-21 duluan. Kedepannya akan makin susah untuk membawanya," tulis salah satu warganet dalam kolom komentar unggahan @nusantara.ballers perihal aksi Miliano Jonathans.
"Jangan lama-lama, keburu dipangil Timnas Pusat," timpal lainnya.
"Belanda yang memantau: Sudah ya, yang ini buat kami, karena cetak gol terus, ambil yang lain saja," kata seorang warganet.
Miliano Jonathans terus membuat sensasi bersama Vitesse. Teranyar, dia berhasil mencetak satu gol dan satu assist untuk menyelamatkan timnya dari kekalahan dari FC Dordrecht.
Berkat kontribusinya itu, pertandingan yang berlangsung Rabu (23/10/2024) dini hari WIB tadi bisa rampung dengan skor 2-2.
Jonathans sendiri mencetak gol bagi timnya pada menit ke-88, sebelum Dordrecht memaksa pertandingan berakhir imbang lewat gol Lorenzo Codutti pada menit 90+8.
Baca Juga: Belum Apa-apa di Timnas Indonesia, Mees Hilgers Cetak Rekor Sebagai Pemain Paling...
Winger lincah dengan harga pasar Rp8,69 miliar itu tercatat telah tampil dalam 11 laga Vitesse musim ini dengan kontribusi tujuh gol dan tiga assist.
Dalam tiga pertandingan terakhir, Miliano bahkan selalu mencetak gol yakni masing-masing satu gol kontra FC Voldendam dan Dordrecht serta brace melawan FC Den Bosch.
Miliano Jonathans diketahui merupakan pemain keturunan yang darah Indonesianya berasal dari keluarga sang auah yang asal Depok.
Ayahnya lahir di Depok sebelum pindah ke Belanda. Dia pun mengaku tertarik untuk mengetahui asal usul darah Indonesia di keluarganya.
“Nenek ayah saya berasal dari Depok sebelum pindah ke Belanda. Dia sangat jago memasak!" kata pemain kelahiran Arnhem itu.
“Mereka menceritakan sejarah nama keluarga kami (Jonathans), dan kami merasa sangat tertarik. Mengetahui lebih banyak tentang sejarah keluarga kami sungguh luar biasa!” tambahnya.
Menyitat Transfermarkt, Miliano Jonathans bisa menempat tiga posisi berbeda. Dia terampil bermain sebagai winger kanan, tetapi juga bisa mengisi pos striker sayap kanan serta gelandang serang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Petisi Tolak Militer di Ranah Sipil, Ratusan Organisasi Cium Bahaya Dwifungsi TNI
-
Akses Layanan Kesehatan Program JKN Berikan Rasa Aman Bagi Emanuel Giai
-
BRI Hadirkan Promo Buy 1 Get 2 Tiket Bioskop di XXI dan Diskon Popcorn
-
Polisi Ringkus Terduga Pembunuh Mahasiswi NDR, Diduga Pelaku Penusukan Berantai
-
Diskon 20 Persen Bersantap di Dragon Hot Pot Bersama BRI
-
8.000 Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat Kebersihan dan Sanitasi
-
Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten
-
Review Serial The Hawk: Ketika Ambisi dan Ego Berbenturan di Lapangan Golf
-
Perkuat Komunikasi Publik di Era AI, Pemprov Jatim Gelar Bimtek Pengelolaan Medsos dan Situs Pemda
-
Pengambilan Ijazah SMA-SMK Dipersulit Sekolah? Lapor ke Ombudsman Riau