Suara.com - Timnas Indonesia U-17 sukses meraih kemenangan telak 10-0 atas Kepulauan Mariana Utara pada matchday kedua Grup G Kualifikasi Piala Asia U-17 2025 di Abdullah Alkhalifa Alsabah Stadium, Jumat (25/10/2024).
Anak asuh Nova Arianto itu meraih kemenangan 10-0 atas Kepulauan Mariana Utara. Unggul 7-0 di babak pertama, pada babak kedua, Garuda Asia menambah 3 gol.
Di babak pertama, Timnas Indonesia U-17 sudah unggul 7-0. Pada menit awal babak pertama, tepatnya di menit ke-2, Garuda Asia unggul lewat sepakan Zahaby Gholy.
Gholy kembali jadi momok bagi kiper Kep Mariana Utara. Pada menit ke-9, tendangan terarahnya membuat Timnas Indonesia U-17 unggul 2-0.
Menit ke-15, Garuda Asia kembali unggul kali ini lewat sepakan kaki kiri Aldyansyah. 3-0 Timnas Indonesia U-17 unggul.
Unggul 3-0, Timnas Indonesia U-17 tidak mengendurkan serangan. Evandra Florasta yang kali ini membuat Timnas Indonesia U-17 unggul 4-0.
Dimotori oleh Lucas Lee di lini tengah, permainan Timnas Indonesia U-17 sangat hidup. Komang Gelgel membuat skor menjadi 5-0 setelah memanfaatkan kemelut depan gawang.
Aldyansyah kembali mencetak gol dan mengubah skor menjadi 6-0. Babak I ditutup dengan gol yang dicetak oleh Komang Gelgel pada menit ke-42. Timnas Indonesia pun unggul 7-0 di 45 menit babak pertama.
Pada babak kedua, Timnas Indoneesia U-17 baru menambah keunggula di menit ke-69, lewat aksi Ida Bagus. Dua gol tambahan lainnya dicetak oleh Daniel Alfrido pada menit ke-87 dan Fandi Alberto Hengga di masa injury time babak kedua.
Baca Juga: Babak I Timnas Indonesia U-17 vs Kepulauan Mariana Utara: Garuda Asia Unggul 7-0
Kemenangan ini membuat Timnas Indonesia U-17 untuk sementara berada di posisi pertama klasemen Grup G dengan meraih 6 poin. Di laga terakhir, Komang Mardian Gelgel akan menghadapi Australia pada 27 Oktober 2024.
Susunan pemain Timnas Indonesia U-17 vs Kep Mariana Utara:
Timnas Indonesia: Daffa Setiawarman (GK); Dafa Zaidan, Putu Panji (c), Andi Faith, Daniel, Lucas Lee, Evandra Florasta, Zahaby Gholy, Fandi Ahmad, Aldyansyah Taher, Komang Mardian Gelgel
Pelatih: Nova Arianto
Berita Terkait
-
Babak I Timnas Indonesia U-17 vs Kepulauan Mariana Utara: Garuda Asia Unggul 7-0
-
3 Pemain Timnas Indonesia U-17 Ini Layak Diturunkan Saat Lawan Mariana Utara
-
Prediksi Line Up Indonesia vs Kepulauan Mariana Utara, Matthew Baker Absen?
-
3 Pemain Timnas Indonesia U-17 yang Diprediksi Gacor Lawan Mariana Utara Malam Ini
-
Indonesia vs Kepulauan Mariana Utara: Momen Uji Konsistensi Garuda Muda
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan