Suara.com - Kondisi tak mengenakkan tengah dihadapi pemain keturunan Indonesia, Miliano Jonathans. Klub yang dibela oleh pemain berdarah Depok, Vitesse diguncang prahara.
Dilansir dari sportnieuws, Vitesse batal memiliki pemilik baru. Sebelumnya klub ini dikabarkan akan dimiliki oleh CEO Axiom, Guus Frankie.
Namun Guus Frankie dikabarkan membatalkan proses pengambilalihan klub Vitesse. Pembatalan ini diakibatkan Guus secara sepihak menunjuk Coley Parry untuk menguasai saham mayoritas di klub.
Menurut laporan media Belanda, kondisi ini bisa membuat klub Miliano Jonathans diambang hukuman serius dari otoritas terkait.
Manajer umum Edwin Reijntjes mengatakan kondisi ini sangat merugikan klub. "Frankie telah merusak kepercayaan dengan membuat penunjukan ilegal," kata Edwin.
Setelah Frankie mundur sebagai kandidat pemilik baru, Vitesse mau tak mau harus memulai dari awal proses pencarian pemilik baru.
"Kondisi ini harus dilakukan dengan kecepatan namun juga harus dengan kehati-hatian," kata Reijntjes.
Kondisi internal Vitesse yang berada di kondisi ketidakpastiaan membuat pemain berdarah Indonesia Miliano Jonathans harus berpikir ulang untuk masa depannya.
Kontrak pemain berdarah Depok ini di Vitesse akan berakhir pada 30 Juni 2025.
Baca Juga: Jepang Compang-camping, Timnas Indonesia Bisa Raih Kemenangan?
Kabar terbaru menyebutkan Miliano tengah diincar klub FC Twente yang dibela oleh bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers.
Seperti dilansir twenteinsite.nl, FC Twente tengah mempertimbangkan serius untuk mendatangkan Jonathans pada bursa transfer musim dingin mendatang.
Tidak hanya Twente, Go Ahead Eagles dan SC Heerenveen juga turut menunjukkan ketertarikan pada pemain berusia 20 tahun ini.
Berita Terkait
-
Jepang Compang-camping, Timnas Indonesia Bisa Raih Kemenangan?
-
PEC Zwolle: Semoga Beruntung Eliano Reijnders
-
Timnas Indonesia Makin Ngeri! Modal Gila Kevin Diks Selain Jago Jadi Algojo Penalti
-
Tekuk Australia, Timnas Indonesia Bakal Hadapi Tim Ini di Semifinal Piala AFF Futsal 2024
-
Shin Tae-yong Siapkan Pemain Timnas Indonesia U-22 di Piala AFF 2024, Bojan: Ide Bagus Tapi...
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah