Suara.com - Kevin Diks, bek kelahiran Belanda berdarah Indonesia yang kini bermain untuk FC Copenhagen, tengah jadi sorotan karena potensinya membela Timnas Indonesia lewat naturalisasi.
Pemain 27 tahun ini telah berkiprah di berbagai liga Eropa, termasuk Liga Champions, yang menunjukkan kualitasnya.
Nama Diks dikenal luas saat bermain di Belanda bersama Vitesse Arnhem dan Feyenoord. Ia juga sempat dipinjamkan ke Fiorentina.
Pengalamannya di liga elite Eropa menjadikannya aset berharga bagi Timnas Indonesia, memperkuat lini belakang dengan skill bertahan yang solid.
Berikut satu hal menarik tentang Kevin Diks, calon bek Timnas Indonesia dengan pengalaman Liga Champions.
Kevin Diks memulai karier di Belanda bersama Vitesse Arnhem sebelum pindah ke Fiorentina di Serie A.
Meski singkat, pengalamannya di Italia menambah wawasan bermainnya.
Ia kemudian kembali ke Eredivisie, memperkuat Feyenoord dan Vitesse, lalu bergabung dengan FC Copenhagen di Denmark.
Bermain di liga-liga Eropa memberi Diks pemahaman mendalam tentang gaya bertahan dan menyerang, berkat Serie A yang fokus pada pertahanan dan Eredivisie yang mengutamakan permainan cepat. Pengalaman ini membuatnya fleksibel dan adaptif.
Baca Juga: Tekuk Australia, Timnas Indonesia Bakal Hadapi Tim Ini di Semifinal Piala AFF Futsal 2024
Jika bergabung dengan Timnas Indonesia, Diks bisa menawarkan perspektif baru dan memperkuat strategi tim menghadapi lawan tangguh di kancah internasional.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Tekuk Australia, Timnas Indonesia Bakal Hadapi Tim Ini di Semifinal Piala AFF Futsal 2024
-
Real Madrid vs AC Milan, Media Internasional Sebut Tijjani Reijnders Selevel Luka Modric: Aset Penting Paulo Fonseca
-
Tantangan Terbuka Hokky Caraka untuk Wataru Endo: Saya Ingin Tahu!
-
Pratama Arhan Mendadak Jadi Omongan Media Jepang Usai Dipanggil STY, Ungkit Tokyo Verdy
-
Shin Tae-yong Siapkan Pemain Timnas Indonesia U-22 di Piala AFF 2024, Bojan: Ide Bagus Tapi...
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti