Suara.com - Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) politikus dan penyanyi Desy Ratnasari sempat menjadi sorotan.
Hal itu setelah muncul perbandingan terkait kekayaan Desy Ratnasari dengan Eko Patrio yang cukup jomplang, meski berasal dari partai yang sama.
Total kekayaan dari seorang Eko Patrio sendiri berada di angka Rp131,5 miliar. Berbanding jauh dengan Desy yang 'hanya' Rp11,5 miliar.
Selain kekayaan, Desy Ratnasari juga pernah mendapat sorotan saat menyinggung pemain naturalisasi Timnas Indonesia.
Desy yang saat itu sebagai anggota DPR dari Komisi X, meminta PSSI agar memberikan kesetaraan pemain naturalisasi dan pemain lokal, saat rapat kerja dengan Menpora.
"Kebijakan naturalisasi adalah paling sering menurut saya untuk dikombinasikan keterampilan dan kecakapan para pemain Indonesia yang kemudian menjadi tim yang baik dan berpartisipasi. Niatnya tentu seperti itu," kata Desy Ratnasari, 7 Maret 2024 silam.
"Namun demikian, tentu catatan terpenting juga PSSI tidak melupakan saudara-saudaraku kita yang hadir disini dari kecil sudah membina dirinya, itu juga diberikan kesetaraan dan karpet biru bagi mereka," jelas dia.
Desy Ratnasari mencatatkan rekor pribadinya dimana dirinya kembali terpilih sebagai anggota DPR RI 2024-2029.
Ini menjadi ketiga kalinya secara berturut-turut terpilih sebagai anggota DPR RI dalam tiga periode alias hattrick.
Baca Juga: Punya Trah Raja Siau, Ini Misi Khusus Jordi Amat untuk Tanah Leluhur
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya
-
Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati
-
Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia
-
Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dari Menteri Koperasi
-
Flores Kembali Diguncang Gempa M 5,1, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
-
Jaga Marwah Organisasi, Para Ulama Haramkan Serangan Fajar di Muktamar NU Ke-35
-
Mengenal BEM: Mengapa Kampus Punya Pemerintahan Sendiri?
-
Tegang Maksimal! Potret Kelam Remaja Kaya Los Angeles Era 80-an dalam Serial The Shards
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi