Suara.com - FIFA menjatuhkan empat sanksi kepada Timnas Indonesia menjelang laga penting melawan Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sanksi ini diberikan akibat beberapa insiden yang terjadi dalam pertandingan di putaran ketiga Grup C.
Analis Timnas, Kim Jong-jin jadi salah satu sosok yang mendapatkan hukuman, yakni larangan berpartisipasi dalam empat pertandingan mendatang.
Tidak jelas alasan yang menjadi penyebab FIFA menghukum Kim Jong-jon, namun dugaan kuat karena menyampaikan kata yang tidak seharusnya.
Kim Jong-jin punya rekam jejak mentereng di dunia kepelatiham termasuk selama ini menjadi asisten Shin Tae-yong.
Salah satunya adalah saat Shin Tae-yong menukangi Korea Selatan di Piala Dunia 2018 Rusia, di mana Taeguk Warriors mampu meraih kemenangan atas Jerman di laga terakhir babak grup.
Kemenangan mengejutkan Korea Selatan atas Jerman di Piala Dunia 2018 sendiri tak lepas dari peran Kim Jong-jin yang menganalisa pertandingan timnya dan lawan untuk menemukan celah dalam permainan.
Kiprah Kim Jong-jin sebagai analis pertandingan sendiri tak lepas dari keilmuan yang ia miliki. Tercatat, dirinya merupakan alumni Universitas Griffith di bidang studi olahraga.
Wawasannya akan olahraga pun kian bertambah saat Kim Jong-jin melanjutkan studinya di Universita Mount Royal, di mana ia mengenyam pendidikan di bidang studi manajemen olahraga.
Baca Juga: 7 Potret Maarten Paes Jadi Bintang Iklan Skincare, Makin Tenar dan Glowing
Namun sebelum menjadi tangan kanan Shin Tae-yong, Kim Jong-jin pernah menjabat sebagai manajer dalam sebuah kompetisi di level AFC atau Asia pada 2017 lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Toyota Mulai Data Calon Pemilik Land Cruiser FJ di Indonesia
-
PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak
-
Kecelakaan atau Bunuh Diri? Polisi Usut Kematian Siswi SMA Tertabrak KRL di Jurangmangu
-
Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Belum Serahkan Memori Banding
-
Trailer Utama Film Made in Abyss Part 1 Ungkap Lagu Tema dan Karakter Baru
-
Ojol Bakal Jadi UMKM, Maman Bantah Isu Pengemudi Bakal Kena Pajak
-
Wisata Religi di Tengah Jakarta, Menelusuri Jejak Integritas Guan Gong di Kelenteng Tian Fu Gong
-
Selamatkan Nasib PPPK, Mendagri Tito Guyur Rp18,9 Triliun Agar Tak Ada yang Nganggur
-
Pemerintah Mau Pungut Pajak Pemilik Rumah Kontrakan? Ini Kata DJP
-
Viral Kurir SPX Express Kembalikan Uang Rp92 Juta, Ini Sosok di Balik Itikad Jujurnya