Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers dipastikan absen saat pertandingan melawan Jepang dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Absennya Mees Hilgers jadi pro kontra di kalangan netizen Indonesia. Umpatan caci maki dituliskan sejumlah netizen Indonesia ke akun klub Hilgers, FC Twente.
Untuk meredakan ketegangan dengan netizen Indonesia, Mees Hilgers bahkan sampai harus membuat pernyataan terbuka meminta maaf tidak bisa membela Timnas Indonesia vs Jepang dan Arab Saudi.
"Saya mohon maaf karena tidak bisa memperkuat Timnas Indonesia saat ini, karena masih perlu waktu untuk pulih sepenuhnya supaya saya bisa memberikan yang terbaik di pertandingan pertandingan selanjutnya," tulis Mees Hilgers di akun Instagram miliknya.
"Berat rasanya tidak berada di lapangan berasa teman-teman Timnas Indonesia, apalagi saya belum pernah merasakan atmosfir GBK saat Timnas bermain,"
"Semoga Indonesia meraih poin di kedua pertandingan ini!," tutup Mees Hilgers.
Pernyataan minta maaf secara terbuka Mees Hilgers rupanya jadi sorotan media dan suporter FC Twente.
Salah satu media twenteinsite.nl mengangkat pemberitaan mengenai permintaan maaf Hilgers. Pemberitaan itu kemudian juga dikomentari sejumlah suporter FC Twente.
"Tepat, ini keputusan yang bagus agar tidak membebani bintang kami (Mees Hilgers) secara berlebihan. Kami masih sangat membutuhkannya di tengah jadwal yang sibuk," tulis suporter FC Twente di pemberitaan tersebut.
Baca Juga: Kisah Dipo Alam, Eks Timnas Indonesia yang Sukses Bisnis Es Krim di Amerika Serikat
"Saya pikir secara profesional bos Anda ialah FC Twente dan itu keputusan penting," sambung suporter lainnya.
Sementara itu pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong juga menegaskan sekaligus mengisyaratkan bahwa dirinya sudah punya pengganti Mees Hilgers yang tak lain adalah Kevin Diks.
Diks diketahui merupakan bek sayap kanan, tetapi dalam beberapa musim terakhir di FC Copenhagen, dia juga sering mengisi pos bek tengah.
"Tidak usah khawatir, dia (Kevin Diks) akan dimainkan 100 persen," kata Shin Tae-yong saat diwawancarai awak media di sela latihan Timnas Indonesia di Senayan, Jakarta pada Selasa (12/11/2024).
Berita Terkait
-
Kisah Dipo Alam, Eks Timnas Indonesia yang Sukses Bisnis Es Krim di Amerika Serikat
-
Siapa Punditfavoritmu? Konten Kreator Tiktok yang Cap Buruk Rizky Ridho
-
Timnas Indonesia Umumkan Line-up Lawan Jepang, Netizen: Serius 10 Doang?
-
Mengenal Nona Maluku Fayera Renleo: Satu Tim dengan Mees Hilgers
-
3 Kerja Sama yang Bisa Dilakukan Erick Thohir dengan Tunku Mahkota Johor Pemilik JDT
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan
-
Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI
-
Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah
-
Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan