Suara.com - Ketum PSSI, Erick Thohir, mengungkap alasan mengapa selalu memilih Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) untuk kandang Timnas Indonesia meski rumputnya selalu buruk untuk pertandingan.
Rumput apik SUGBK terakhir terlihat ketika Timnas Indonesia vs Argentina. Setelahnya, rumput selalu menuai kritik dari pemain dan pernah mencederai lutut Thom Haye.
Termasuk ketika melawan Jepang, Takumi Minamino menyebut permukaan rumput tidak rata. Ini menjadi bukti bahwa tidak ada penangan serius terkait keluhan rumput.
Meski begitu, Erick Thohir tetap memilih SUGBK. Padahal, masih ada stadion-stadion lain yang lapangannya dirawat dengan baik.
Alasannya adalah karena fasilitas. Menurutnya, tidak ada stadion lain di Indonesia yang memiliki fasilitas utama dan pendukung selengkap SUGBK.
"Sulit ya kalau melihat ekspetasi yang sekarang standar ini kalau diterapkan di tempat lain kompleksitasnya jauh lebih tinggi. Karena salah satu yang mendukung di GBK ini kan akses parkir yang banyak. Lalu ada kendaraan umum seperti MRT langsung sampai di sini," ujar Erick Thohir.
"Belum ada stadion yang sebagus Gelora Bung Karno secara fasilitas menyeluruh. Kalau dilihat dari per section, misalnya ini benar-benar stadion sepak bola, nggak ada lapangan larinya, ya itu pasti ada pertimbangan lain. Cuma kalau secara menyeluruh, saya rasa ini masih yang terbaik," imbuhnya.
Pertandingan Timnas Indonesia vs Arab Saudi dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akan dihelat di SUGBK pada Selasa (19/11/2024). Kondisi rumput diharapkan tidak menjadi kendala.
Baca Juga: Elkan Baggott Bersyukur Jika Shin Tae-yong Dipecat?
Berita Terkait
-
Elkan Baggott Bersyukur Jika Shin Tae-yong Dipecat?
-
Niat Pamer Skill, Pratama Arhan Diejek: Kalau Ada Pelatih Baru, Lu Nggak Dipakai Han
-
Perbandingan Konflik Eliano Reijnders dan Elkan Baggott dengan Shin Tae-yong, Bakal Senasib?
-
Ramai Dikritik, Shin Tae-yong: Saya Tak Bisa Dengar Omongan Manis Saja
-
Kabar Baik! Timnas Indonesia Punya Kans Menang Lawan Arab Saudi karena 2 Hal Ini
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Lille Menang, Calvin Verdonk Justru Bongkar Masalah Timnya
-
Main di Posisi Baru, Dion Markx Tetap Percaya Diri Saat Debut Bersama Persib Bandung
-
Jordi Amat Waspadai Kekuatan Malut United di Kandang
-
Kelelahan, Persija Jakarta Tak Persiapan Khusus Jelang Lawan Malut United
-
Kondisi Persib Bandung Bikin Arsitek Persija Jakarta Prihatin, Ada Apa?
-
Batal ke Timnas Indonesia, Jesus Casas Resmi Latih Raksasa Singapura
-
Bungkam Kritik, Nathan Tjoe-A-On Bangkit dan Jaga Asa Willem II Promosi ke Eredivisie
-
Begini Keseharian Wonderkid MU Amir Ibragimov, Penghafal Alquran di Bulan Ramadan
-
Arne Slot Pastikan Cedera Florian Wirtz Tidak Serius
-
Joey Pelupessy Kepergok Balik ke Eredivisie Belanda, Tak Jadi ke Persib?