Suara.com - Bagaimana cara daftar anak Anda ke sekolah sepak bola atau SSB STY Academy milik pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong? Simak artikel ini sampai habis.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengukuhkan komitmennya untuk mengembangkan sepak bola tanah air dengan menghadirkan STY Academy, sebuah Sekolah Sepak Bola (SSB) yang bertempat di Cilandak, Jakarta Selatan.
STY Academy ini dirancang khusus untuk membina bakat muda dengan pendekatan pelatihan berbasis usia yang meliputi berbagai tahapan penting dari pemula hingga calon atlet profesional.
STY Academy menawarkan program pelatihan yang sistematis, menyesuaikan dengan usia dan kebutuhan fisik pemain.
Dikutip dari laman STY Academy, terdapat empat kelompok pelatihan yang masing-masing fokus pada perkembangan fisik dan teknis yang sesuai untuk rentang usia tertentu.
Basic I & II (Usia 6-13 Tahun)
Pada tahap ini, anak-anak diperkenalkan dengan gerakan dasar sepak bola, meningkatkan kecepatan, koordinasi, serta fleksibilitas tubuh melalui latihan yang menyenangkan.
Fokus utamanya adalah menciptakan fondasi fisik yang kuat untuk para pemain muda.
Execution I & II (Usia 14-15 Tahun)
Baca Juga: Alasan Mengejutkan Shin Tae-yong Tak Panggil Maarten Paes di Piala AFF 2024
Pelatihan berfokus pada peningkatan teknik dasar, kekuatan, serta efisiensi berlari.
Ini juga termasuk latihan dasar angkat berat yang dirancang untuk memperkuat kemampuan fisik dan teknis pemain.
Development I & II (Usia 16-17 Tahun)
Memasuki tahap pengembangan, pelatihan difokuskan pada kekuatan maksimal dan daya ledak.
Pemain diajarkan untuk mengoptimalkan kemampuan fisik mereka agar siap menghadapi kompetisi yang lebih ketat.
Transition (Usia 18-20 Tahun)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan