Suara.com - Membela Timnas Indonesia pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi satu kebanggaan bagi semua pemain, tak terkecuali bek FC Twente Mees Hilgers.
Mees Hilgers bahkan membandingkan membela Timnas Indonesia lebih menarik dan menggairahkan dibanding saat membela FC Twente di laga Liga Europa.
Mees Hilgers sejak menjadi WNI tercatat sudah dua kali membela Timnas Indonesia, yakni saat melawan Bahrain dan Cina. Di laga melawan Cina, Timnas Indonesia harus menyerah 2-1.
Meski tidak mampu membantu Timnas Indonesia meraih kemenangan di dua laga itu, Hilgers mengatakan bahwa ia merasakan momen spesial membela tim Garuda.
"Tetapi di dua pertandingan tandang itu sangat istimewa untuk dinikmati," kata Hilgers seperti dilansir dari Voetbal International, Minggu (1/12).
"Bermain berama FC Twente di Liga Europa luar biasa namun pertandingan internasional membela tim nasional sangat jauh berbeda besar,"
"Begitu banyak orang di jalanan, begitu banyak kegilaan di stadion. Anda tidak dapat membandingkannya dengan apa yang biasa kami rasakan di sini," jelas Hilgers.
"Rasanya sangat luar biasa (membela Timnas Indonesia). Tapi saya sangat bangga bisa membela Twente, jangan salah paham. Namun membela negara Anda merupakan momen hebat, ada perasaan berbeda,"
Mees Hilgers mengakui bahwa sejak memilih untuk menjadi WNI dan membela Timnas Indonesia, ia mendapat banyak perhatian dari publik Indonesia, utamanya di sosial media.
Baca Juga: Pelatih Elkan Baggott: Terkadang Sulit Melatihnya
Hilgers mengaku bahwa ia cukup terkejut dengan sifat penasaran alias kepo orang Indonesia, utamanya terhadap dirinya. Namun lambat laut hal itu membuatnya terbiasa.
"Sebelum saya debut, saya memiliki pengikut Instagram 140 ribu. Sekarang sudah 1,7 juta. Akun saya ditandai di banyak postingan dan video, itu gila," kata Hilgers.
"Saya pernah melihat, entah berapa banyak orang Indonesia berjalan-jalan dengan pakai jersey nama saya di punggung mereka,"
"Penggemar sepak bola Indonesia ingin tahu segalanya tentang saya. Anda tiba-tiba menjadi selebriti di negara berpenduduk 275 juta jiwa, sungguh berbeda dengan negara 18 juta jiwa," ungkap Hilgers.
Berita Terkait
-
Pelatih Elkan Baggott: Terkadang Sulit Melatihnya
-
PSS Sleman Gelar Latihan Intens, Cleberson Souza Minta Hal Ini pada Pemain
-
Sifat Kepo Orang Indonesia Bikin Mees Hilgers Shock: Itu Gila
-
PSSI Minta Mees Hilgers Rahasiakan Sesuatu: Jika Bocor, Saya Dapat Masalah!
-
Orang Dalam Timnas Indonesia: Shin Tae-yong Pelatih yang...
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil