Suara.com - Pelatih Borneo FC Pieter Huistra bicara mengenai gol kontroversi ke gawang Persija Jakarta di menit-menit akhir pertandingan. Menurutnya, keputusan wasit sudah tepat melihat apa yang dilakukan pemain-pemain Persija sebelumnya.
Borneo FC dijamu Persija Jakarta dalam pekan ke-14 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (11/12/2024) malam. Kedua tim bermain imbang 1-1.
Macan Kemayoran harus bermain dengan 10 pemain setelah Ondrej Kudela diganjar kartu merah pada babak pertama. Namun, tim kesayangan Jakmania itu mampu mencetak gol terlebih dahulu pada menit ke-82.
Borneo FC membalas via Habibi Jusuf saat pertandingan memasuki menit ke-90+9. Nah, gol inilah yang menjadi perdebatan.
Hal ini dikarenakan wasit memberikan perpanjangan waktu tujuh menit. Sedangkan gol yang diciptakan Pesut Etam sudah melebih waktu tersebut.
"Saya minggu lalu sudah bicara perihal masalah menghabiskan waktu di sepak bola Indonesia. Saya senang wasit justru sadar dan mengambilkan tindakan yang bagus," kata Pieter Huistra dalam konferensi pers usai laga.
Pieter Huistra menyebut apa yang dilakukan wasit Yudi Nurcahya sudah tepat. Menurutnya, Macan Kemayoran banyak mengulur-ulur waktu pertandingan.
Seperti ketika Kiper Andritany Ardhiyasa yang meminta perawatan ketika laga berjalan. Oleh sebab itulah tambahan waktu tujuh menit dilebihkan hingga akhirnya Borneo FC menyamakan kedudukan.
"Persija melakukan pergantian pemain di tambahan waktu dan kiper mereka mengulur-ngulur waktu di masa injury time. Jadi wasit memang harus hati-hati," ucapnya.
Baca Juga: Kemenangan Persija Digagalkan Borneo FC, Carlos Pena Ungkit Kartu Merah Kudela
"Jika memang ingin sepak bola Indonesia lebih bagus, hentikan situasi guling-guling ini," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kemenangan Persija Digagalkan Borneo FC, Carlos Pena Ungkit Kartu Merah Kudela
-
Hasil BRI Liga 1: 10 Pemain Persija Tahan Borneo FC 1-1, Andritany Bikin Assist
-
Kunjungi Rumah Duka Fathir, Manajemen Persib: Kita Sangat Berduka dan Kehilangan
-
Pemain ke-12 Persib yang Meninggal di Solo Sudah Dimakamkan di Bandung
-
Persib Menang atas PSS Sleman, Bojan Hodak Bicara Lini Depan dan Belakang
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Penuhi Beragam Kebutuhan Finansial Lebih Mudah dengan BRI Multiguna Pre-Approved
-
Belanja Mainan Toys Kingdom Pakai BRImo dan Dapatkan Potongan Harga 90 Persen
-
Bongkar Hubungan Saksi dengan Dokter Detektif, Kubu dr Richard Lee: Sangat Menguntungkan Kami
-
Sempat Bersitegang Soal Jam Pelayanan, Kasus Senam Puskesmas Patrol Berakhir Damai
-
Hasto PDIP Beberkan Syarat Mutlak Bos BI Baru, Jago Moneter dan Anti Intervensi
-
Strawberry Latte Makeup, Tren Riasan Hangat dengan Sentuhan Berry yang Lagi Naik Daun
-
Mengapa Transportasi Umum Adalah Jawaban Buat Bumi Kita
-
BNN Sumut Bongkar Sebuah Rumah di Helvetia, Total 8 Kg Sabu Disita
-
Tangkap Begal Dapat Rp50 Juta, Wamendagri Wanti-wanti Dedi Mulyadi Soal Koridor Hukum
-
Healing Murah Meriah: Keliling Jakarta Naik Transum