Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, pernah menggetok kepala Pratama Arhan memakai galon usai menjalani sesi latihan. Ada apa?
Momen Shin Tae-yong menggetok kepala Pratama Arhan dengan galon itu terjadi pada saat Timnas Indonesia melakoni sesi latihan pada Desember 2022 lalu atau dua tahun silam.
Saat itu, skuad Timnas Indonesia tengah berlatih untuk bertarung di Piala AFF 2022. Diketahui, momen latihan itu terjadi di Bali.
Dalam video yang diunggah akun @dailygaruda di YouTube Shorts, tampak Shin Tae-yong memukul kepala Pratama Arhan dengan botol yang dipegangnya.
Tak hanya Arhan, pemain Timnas Indonesia lainnya seperti Ramadhan Sananta juga mendapat pukulan galon dari pelatih asal Korea Selatan itu.
Selain kepala Arhan dan Sananta, pelatih berusia 54 tahun itu juga memukul bokong salah satu pemain yang diduga adalah Marselino Ferdinan.
Dikutip dari video lainnya yang diunggah kanal YouTube TIMNAS TV, kejahilan Shin Tae-yong itu bermula dari Saddil Ramdani yang mengajak perang dengan galon tersebut.
Ajakan perang botol ini dimaksudkan untuk membangun Chemistry antara pemain dan pelatih selama menjalani pemusatan latihan jelang Piala AFF 2022.
Di sisi lain, Shin Tae-yong juga dikenal sebagai pelatih yang jahil. Hal tersebut dilakukannya agar bisa akrab dengan anak asuhnya di Timnas Indonesia.
Baca Juga: Timnas Indonesia Dihantam Cedera Jelang Lawan Filipina, Satu Pemain Harus Pakai Alat Bantu Jalan
“Memang PDKT saya caranya seperti itu, mencubit, bekap atau apapun," kata Shin Tae-yong di Lapangan Thor, Surabaya, Kamis (15/9/2022).
“Karena saya belum bisa berbahasa Indonesia, jadi caranya (pendekatan) seperti itu saat ini," sambungnya dikutip Bolatimes, jaringan Suara.com.
Tingkah usil Shin Tae-yong bahkan masih berlanjut kendati dirinya sudah mengenal akrab anak asuhnya di Timnas Indonesia.
Medio Oktober lalu, eks pelatih Timnas Korea Selatan itu melakukan hal usil kepada anak asuhnya, Witan Sulaeman, yang tengah merayakan ulang tahun.
Saat itu, Shin Tae-yong membawakan kue ulang tahun untuk Witan dan memanggil pemain milik Persija Jakarta itu untuk meniup lilin
Usai Witan meniup lilin, Shin Tae-yong kemudian mendorong wajah Witan dan mendorong kue ke arah wajah pemainnya itu.
Meski terkenal suka jahil, Shin Tae-yong pun juga tak segan mengamuk atau marah kepada para pemainnya andai tak sesuai dengan instruksinya.
Terbaru, Shin Tae-yong memarahi Kakang Rudianto yang dianggap salah melakukan Passing saat Timnas Indonesia menghadapi Laos di Piala AFF 2024.
(Felix Indra Jaya)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji
-
Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol