Suara.com - Dua penggawa Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan dan Nathan Tjoe-A-On, mencetak rekor dalam kesertaannya keduanya bersama skuad Garuda sepanjang tahun 2024 ini.
Di tahun 2024 ini, Timnas Indonesia memainkan banyak laga internasional, baik itu laga di ajang resmi maupun laga di ajang persahabatan.
Dilansir dari Transfermarkt, skuad Garuda total memainkan 19 pertandingan internasional sepanjang tahun 2024 ini.
19 pertandingan itu didapat dengan rincian 4 laga di Piala Asia, 10 laga di putaran kedua dan ketiga Kualifilkasi Piala Dunia 2026 zona Asia, 4 laga di Piala AFF 2024, dan 1 laga persahabatan.
Dari 19 pertandingan tersebut, Timnas Indonesia mampu meraih 6 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 9 kekalahan dari lawan-lawannya.
Dari 19 pertandingan itu pula, beberapa pemain Timnas Indonesia mencatatkan rekor-rekor pribadi selama berseragam Merah Putih di tahun 2024 ini.
Tercatat ada dua pemain yang mencetak rekor pribadi bagi Timnas Indonesia di tahun 2024, yakni Marselino Ferdinan dan Nathan Tjoe-A-On.
Marselino Ferdinan mampu mencetak rekor sebagai pencetak gol terbanyak Timnas Indonesia di tahun 2024 dengan torehan 3 gol.
Torehan 3 gol itu didapat usai pemain berusia 20 tahun tersebut mencetak 1 gol ke gawang Irak di Piala Asia 2023 dan mencetak 2 gol ke gawang Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Segini Nilai Transfer Fantastis Ole Romeny ke Oxford United, OTW Tes Medis
Catatan tersebut membuat Marselino mengungguli para pemain Timnas Indonesia lainnya di tahun 2024 ini, seperti Ragnar Oratmangoen dan Thom Haye dengan koleksi 2 gol.
Sementara itu, Nathan Tjoe-A-On juga mencatatkan rekor pribadi bersama Timnas Indonesia sepanjang tahun 2024 ini.
Tercatat, pemain berusia 23 tahun itu menjadi pencetak assist terbanyak Timnas Indonesia sejak debutnya pada Maret 2024 lalu dengan koleksi 3 assist.
Torehan 3 assist itu didapat Nathan usai mencetak 1 assist di laga kontra Vietnam dan 2 assist di laga kontra Filipina pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Catatan itu bisa saja bertambah jika ikut menghitung torehan Marselino dan Nathan yang tampil bersama Timnas Indonesia U-23.
Terlepas dari catatan tersebut, catatan 6 kemenangan dari 19 laga di tahun 2024 ini menjadi PR besar bagi Shin Tae-yong selaku pelatih Timnas Indonesia.
Shin Tae-yong mau tak mau harus melakukan evaluasi besar-besaran sebelum Timnas Indonesia tampil kembali di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia mulai Maret 2025 mendatang.
(Felix Indra Jaya)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?