Suara.com - Pemain keturunan Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen, ternyata sebelumnya memiliki pikiran membela Timnas Belanda ketimbang membela Timnas Indonesia.
Hal ini diungkapkannya dalam wawancara yang dilansir dari media Belanda, Omproe Brabant, di mana Ragnar Oratmangoen tak berpikiran akan membela Timnas Indonesia.
Penyerang berusia 26 tahun ini mengaku dirinya punya kepikiran membela Timnas Indonesia karena dirinya tak tahu bisa membela skuad Garuda.
Alhasil waktu dirinya kecil, penyerang FCV Dender itu berpikiran membela Timnas Belanda ketimbang berseragam Merah Putih.
"Saat kecil, saya pikir akan menjadi hal yang luar biasa untuk menjadi pemain internasional,” buka Ragnar, dikutip dari Omroep Brabant.
“Awalnya saya memikirkan Oranje (Belanda), karena saya tidak tahu bisa bermain untuk Indonesia,” lanjut eks FC Groningen itu.
Meski tujuan utamanya saat kecil bermain bagi Timnas Belanda, Ragnar sendiri tak menyesal pada akhirnya impiannya tak terwujud dan kini membela Timnas Indonesia.
Bahkan Ragnar memiliki tekad memberikan segalanya untuk Timnas Indonesia usai resmi menjadi WNI dan melakoni debutnya pada Maret 2024 lalu kontra Vietnam.
“Ini adalah pertama kalinya dalam hidup saya berada di Indonesia. Sebuah pengalaman yang unik,” tuturnya.
Baca Juga: Siapa Gerson Oratmangoen? Sepupu Ragnar Oratmangoen Bintang Film Tentang RMS
“Saya merasa ingin memberikan segalanya untuk negara ketika saya mengenakan seragam ini. Saya segera mempelajari lagu kebangsaan,” imbuhnya.
Ragnar pun dengan bangga menceritakan bagaimana gilanya masyarakat Indonesia terhadap sepak bola, yang membuat dirinya pun menjadi bintang kendati di Belanda dan Belgia dirinya bukan siapa-siapa.
“Di laga kandang di Jakarta, ada lebih dari 70 ribu penonton. Setiap detik mereka berteriak dan bernyanyi, saya tak pernah merasakan atmosfer seperti itu,” ucap Ragnar.
“Para pendukung bahkan rela mati demi Anda, mereka sangat gila sepak bola,” sambungnya dengan nada takjub dan bangga.
Sebagai informasi, Ragnar Oratmangoen menjadi WNI pada Maret lalu, saat dirinya bersamaan dengan Thom Haye diambil sumpahnya di Jakarta.
Usai resmi menjadi WNI, Ragnar pun melakoni debut di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan tuan rumah Vietnam.
Di laga debutnya itu, Ragnar mampu mencetak satu gol dan membawa Timnas Indonesia meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas tuan rumah Vietnam.
Hingga akhir tahun 2024, Ragnar sudah mencatatkan 9 penampilan bersama Timnas Indonesia dan berhasil menyumbangkan dua gol.
(Felix Indra Jaya)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Tangsel Darurat Kekerasan Anak: 118 Kasus Terdata, 34 Pencabulan Menyasar Siswa Laki-laki
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Libatkan Kelompok Tani Lokal untuk Pulihkan Ekosistem Pesisir
-
Kasus Kekerasan Anak di Kota Tangsel 2026 Meningkat
-
Sinopsis Meitantei no Mama de Ite, Drama Jepang Dibintangi Yoshikawa Ai
-
Tips Memilih Warna Bedak sesuai Warna Kulit untuk Makeup Flawless
-
3 Kombinasi Ombre Wardah Staylock Lip Matte Sesuai Undertone Kulit, Tahan 20 Jam Tanpa Crack!
-
Tekan Biaya Produksi, Pemerintah Resmi Beri Bea Masuk 0 Persen untuk Sektor Ini
-
Nabila Gardena Mendadak Viral Dikaitkan Koruptor Alwin Albar, Ini Sosoknya
-
Apa Itu Tender Rakyat? Skema Baru Program Bedah Rumah yang Diklaim Lebih Transparan
-
Jejak Karbon Makanan Tidak Sama bagi Semua Orang, Penelitian Ungkap Kelompok dengan Dampak Terbesar?