Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, akhirnya angkat bicara mengenai rumor yang menyebutkan dirinya sebagai dalang di balik pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih skuad Merah Putih yang ramai belakangan ini.
Mees Hilgers belakangan ini menjadi sasaran kekecewaan netizen Indonesia yang merasa sedih dengan keputusan PSSI melengserkan Shin Tae-yong. Mees dituduh sebagai biang kerok atas keputusan yang memicu polemik itu.
Akun Instagramnya pun diserbu oleh netizen. Dia dinilai menjadi penyebab pemecatan tersebut lantaran pemain FC Twente ini juga tidak mengucapkan salam perpisahan dengan Shin Tae-yong seperti pemain Timnas Indonesia lainnya.
Akhirnya, setelah ramai menjadi polemik, Mees Hilgers pun muncul ke permukaan. Dia menyampaikan klarifikasinya melalui fitur stories Instagramnya yang eksklusif pada Kamis (9/1/2025) siang WIB.
"Teman-teman, mohon maaf saya sering offline dalam beberapa hari atau minggu terakhir. Saya sempat mengalami cedera dan baru mencabut gigi, sehingga secara fisik dan mental membutuhkan waktu untuk kembali. Besok saya akan membagikan momen terbaru saya, jadi mari nantikan,” tulis Mees Hilgers.
Mees Hilgers mengatakan, dia berusaha untuk memiliki sikap positif terhadap pemecatan Shin Tae-yong ini. Dia mengaku tak begitu kenal dengan pelatih asal Korea Selatan itu karena belum lama berinteraksi.
Pasalnya, Mees menjadi salah satu pemain terbaru yang dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia. Dia juga baru bermain pada pertandingan melawan Bahrain dan China pada medio Oktober 2024 yang lalu.
"Pada akhirnya, saya mencoba tetap positif di tengah beberapa kabar negatif soal situasi pelatih di Indonesia. Saya tidak terlalu mengenal (Shin Tae-yong) karena baru sekali bertemu. Di kesempatan kedua saya harusnya membela Timnas Indonesia, saya mengalami cedera,” ujarnya.
Tak hanya itu, pemain berusia 24 tahun ini juga sampai harus mengklarifikasi jika dirinya menjadi biang dari pemecatan Shin Tae-yong karena tak hadir pada dua pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada November lalu.
Baca Juga: Segini Biaya Masuk Shin Tae-yong Football Academy, Tetap Buka di Indonesia Meski STY Dicopot
Menurutnya, tuduhan bahwa dirinya menjadi biang keladi dari pemecatan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas yang dihembuskan akun-akun media sosial di Indonesia hanya sebatas fitnah dan kabar bohong semata.
"Saya juga membantah berita negatif, kebencian dan bohong terkait pemecatan pelatih dan kenapa saya tidak hadir (pada November 2024). Semoga di tahun 2025 ini, Anda dan keluarga bisa semakin sukses,” tambahnya.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Segini Biaya Masuk Shin Tae-yong Football Academy, Tetap Buka di Indonesia Meski STY Dicopot
-
Nasibnya Ikut Dipertanyakan usai Pemecatan Shin Tae-yong, Jeje Sang Penerjemah: Saya juga...
-
Elkan Baggott Sukai Postingan Kabar Kluivert Jadi Pelatih Timnas, Siap Comeback?
-
'Cuma Ngobrol 2 Jam', Darius Sinathrya Skeptis Soal Pemilihan Patrick Kluivert
-
Tugas Berat Patrick Kluivert, La Grande Indonesia Beri Ultimatum Menohok
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?
-
111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur
-
Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo