Suara.com - Eks Tim nasional Belanda Marciano Vink meragukan kualitas Patrick Kluivert yang ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. Ia merasa Alex Pastoor yang pantas ada di posisi tersebut.
Patrick Kluivert dipilih PSSI sebagai pelatih Timnas Indonesia dengan kontrak dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun lagi. Federasi kabarnya akan memperkenalkan Alex Pastoor dan Denny Landzaat sebagai asistennya.
Marciano Vink menganggap sejatinya yang menjadi pelatih kepala adalah Alex Pastoor karena lebih bagus. Kluivert lebih pas jadi asisten bersama Denny Landzaat.
"Anda tentu mengharapkan sebaliknya, bukan? Pastoor sebagai pelatih kepala dan kemudian Landzaat dan Kluivert sebagai asistennya," kata eks pemain Ajax dan PSV itu dilansir dari Voetbal Primeur.
Vink menyebut Kluivert memang punya pengalaman menukangi tim nasional. Selain itu, ia dikenal sebagai penyerang berbahaya ketika aktif sebagai pemain.
Akan tetapi, kemampuannya belum lebih baik dari Pastoor. Terbukti, kariernya tidak bertahan lama ketika tengah menjadi pelatih kepala.
"Kluivert telah memiliki banyak peran berbeda dalam sepak bola, dan yang saya pahami adalah ia melakukannya dengan sangat baik bersama Adana Demirspor," jelasnya.
"Ia memainkan sepak bola menyerang dengan sangat bagus, setelah itu ia tiba-tiba dipecat," pungkas sosok yang kini berusia 54 tahun itu.
Patrick Kluivert akan memperkenalkan diri kepada pecinta sepak bola Tanah Air pada 12 Januari mendatang. Ia menduduki kursi pelatih Timnas Indonesia menggantikan Shin Tae-yong.
Baca Juga: Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia? Patrick Kluivert: Saya Butuh...
Tantangan terberat Kluivert ada di ronde tiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Australia, Bahrain, China, dan Jepang. Timnas Indonesia diharapkan bisa lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia? Patrick Kluivert: Saya Butuh...
-
Ditunjuk Jadi Suksesor, Patrick Kluivert Sebut Jasa STY di Timnas Indonesia
-
Mees Hilgers: Saya Tidak Mengenal Shin Tae-yong
-
Denny Landzaat: Ada Bendera RMS di Sepatu Saya!
-
Dari STY ke Kluivert: PSSI Berjudi dengan Masa Depan Timnas Indonesia?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku