Suara.com - Jens Raven mengaku akan mempersiapkan diri andai dirinya diminta memperkuat Timnas Indonesia U-23 atau senior asuhan Patrick Kluivert. Tetapi, saat ini, pemain naturalisasi tersebut memilih fokus bersama Timnas Indonesia U-20.
Tentu ada kans bagi Jens Raven dipanggil Kluivert untuk mengisi lini depan Timnas Indonesia. Di era kepelatihan Shin Tae-yong, sektor penyerangan menjadi masalah lantaran sulit cetak gol.
Jens Raven bisa saja menjadi jalan kesulitan tim Merah Putih. Apalagi, sebagai seorang striker, sang pemain sangat baik bersama Timnas Indonesia U-20.
Oleh sebab itulah Jens Raven selalu siap andai dibutuhkan Patrick Kluivert. Namun, ia memilih realistis dan tak berpikiran ke sana.
"Tentu, seperti yang selalu saya katakan, saya selalu terbuka untuk menjadi bagian dari Timnas Senior atau U-23, itu mimpi saya, debut bersama Timnas Senior," kata Jens Raven saat ditemui di Stadion Madya, Jakarta, Rabu (15/1/2025).
Jens melanjutkan fokusnya saat ini bersama Timnas Indonesia U-20. Terdekat, tim asuhan Indra Sjafri akan mengikuti Piala Asia U-20 2025 pada 12 Februari - 1 Maret mendatang. Garuda Nusantara satu Grup bersama Uzbekistan, Yaman, dan Iran.
Sebelum itu, Timnas U-20 akan mengikuti turnamen di Sidoarjo pada 24-30 Januari. Mereka yang ikut selain Timnas Indonesia ada Yordania, Suriah, dan India.
"Tapi saya sekarang di U-20, dan kami akan tampil di Piala Asia (U-20), berharap bisa ke Piala Dunia (U-20)," tegas pemain 19 tahun tersebut.
"Jadi fokus saya sekarang di (Timnas) U-20. Tapi jika ada kesempatan untuk ke Timnas Senior atau U-23, saya selalu siap," pungkas pemain FC Dordrecht tersebut.
Baca Juga: Berapa Harga Skuad Timnas Indonesia Jika Jairo Riedewald dan Mitchel Bakker Bergabung?
Berita Terkait
-
Berapa Harga Skuad Timnas Indonesia Jika Jairo Riedewald dan Mitchel Bakker Bergabung?
-
Patrick Kluivert Pusing! 7 Pemain Timnas Indonesia Potensi Absen Lawan Bahrain
-
Jeje Beberkan Rencana Shin Tae-yong Sebelum Dipecat PSSI: Akan Berangkat ke Eropa
-
Siap-siap Oratmangoen dan Rafael Struick! Rekam Jejak Kluivert Poles Striker Cukup Ngeri
-
Cerita Ayah Mitchel Bakker: Setim Marco van Basten Berakhir Jadi Sopir
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo