Suara.com - Jagat media sosial Tanah Air dibuat heboh dengan kemunculan lagu bertema dangdut berjudul ‘Mengapa Harus Shin Tae-yong’ yang hadir usai eks pelatih Timnas Indonesia itu dipecat.
Lagu ‘Mengapa Harus Shin Tae-yong’ ini hadir di YouTube yang dinyanyikan oleh Icha Yolanda dan diunggah oleh kanal YouTube iYon Nirwana.
Terlihat dari keterangan video tersebut, lagu Mengapa Harus Shin Tae-yong ini ditayangkan pada 15 Januari 2025 lalu, atau hampir 10 hari setelah pelatih asal Korea Selatan itu dipecat.
Sebagai informasi, Shin Tae-yong dipecat oleh PSSI pada Senin (6/1) dalam konferensi pers yang membahas rencana baru perkembangan Timnas Indonesia.
Sontak hadirnya lagu ‘Mengapa Harus Shin Tae-yong’ ini membuat video unggahan kanal YouTube iYon Nirwana itu menjadi viral di media sosial.
Hingga artikel ini dibuat, lagu tersebut sudah ditonton sebanyak 46 ribu kali lebih dan mendapat hampir 2 ribu likes dari penonton.
Dalam lirik lagunya, Icha Yolanda selaku penyanyi menceritakan tentang kabar pemecatan Shin Tae-yong dari PSSI. Tertulis di liriknya, jika pemecatan itu membuat semua orang gundah hati.
Bahkan, bagian Reff atau bagian yang biasa mengandung inti dalam sebuah lagu, Icha Yolanda mempertanyakan keputusan PSSI yang menyalahkan dan menjadikan Shin Tae-yong korban.
“Mengapa harus Shin Tae-yong yang mesti disalahkan, mengapa harus Shin Tae-yong yang kini jadi korban,” bunyi penggalan Reff lagu tersebut.
Baca Juga: Jairo Riedewald: Tidak Ada... Waktu yang Akan Menjawab
Bagi netizen maupun pendukung sepak bola Tanah Air, hadirnya lagu ini dianggap sebagai bentuk apresiasi sekaligus menunjukkan rasa cinta publik terhadap Shin Tae-yong.
Memang kabar pemecatan Shin Tae-yong di awal tahun 2025 ini mengundang banyak tanya dari publik dan dianggap sebagai keputusan yang gegabah dari PSSI.
Pasalnya pemecatan itu hadir setelah pelatih berusia 54 tahun itu mampu menciptakan banyak prestasi sepanjang tahun 2024.
Sepanjang tahun 2024, Shin Tae-yong berhasil membawa Timnas Indonesia senior ke babak 16 besar Piala Asia 2023 dan lolos pertama kalinya ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Tak cukup sampai di situ, eks pelatih Seongnam Ilhwa Chunma itu juga membawa Timnas Indonesia U-23 lolos ke semifinal Piala Asia U-23 2024 dan hampir tampil di Olimpiade 2024 Paris.
Dengan sederet prestasi itu, tak mengherankan keputusan PSSI memecat Shin Tae-yong menuai reaksi negatif dari publik.
Apalagi penggantinya di Timnas Indonesia, yakni Patrick Kluivert, dianggap tak lebih mentereng dan tak punya rekam jejak apik seperti halnya Shin Tae-yong. (Felix Indra Jaya)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Elce Putri Bontong, Mantri BRI yang Buka Akses Perbankan di Toraja Utara
-
Mantri BRI Buka Akses Perbankan hingga Pegunungan Toraja
-
GEMPAR Dorong Pasar Kebonagung Berkembang sebagai Destinasi Wisata Kuliner
-
Dedikasi Mantri BRI Layani Pegunungan Toraja Utara
-
Summer Time Rendering Resmi Diadaptasi Jadi Film Live Action, Tayang 2027
-
Demi Akses Keuangan, Mantri BRI Tempuh Pegunungan Toraja
-
Menjangkau yang Terpencil, Mantri BRI Layani Toraja Utara
-
Perbedaan AC Inverter dan Low Watt, Mana yang Lebih Hemat untuk di Rumah?
-
Bikin Geleng-geleng Ini Kata KPK dan Kejagung Soal Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Pink
-
Mantri BRI Menembus Pelosok Pegunungan Toraja Utara