Suara.com - Pelatih baru Timnas Indonesia, Patrick Kluivert memastikan siapapun bisa memiliki peluang membela skuad Garuda andai mereka memenuhi syarat tertentu dengan kualitas sebagai tolok ukur utama.
Sosok pengganti Shin Tae-yong itu diketahui memiliki filosofi sepak bola menyerang, dengan mengandalkan formasi 4-2-3-1 atau 4-3-3.
Berbeda dengan Shin Tae-yong, Kluivert menegaskan akan lebih memprioritaskan para pemain yang punya menit bermain di klub.
Sebagai informasi, Shin Tae-yong kerap memilih para pemain andalannya ke Timnas Indonesia, kendati beberapa di antara mereka tak lagi jadi pemain utama di klub.
Kasus Prtama Arhan bisa menjadi contoh. Shin Tae-yong mengakui tetap membawa sang pemain karena punya sikap dan kedisiplinan meski tahu eks PSIS Semarang itu hampir tidak pernah bermain untuk Suwon FC.
Berikut kriteria pemain yang berpeluang membela Timnas Indonesia menurut Patrick Kluivert:
1. Performa dan Kualitas Nomor Satu
Kluivert mengaku mengenal banyak pemain Timnas Indonesia di Eropa, termasuk Marselino Ferdinan yang dianggapnya spesial.
Meski begitu, dia menegaskan tidak akan bias dan memberikan peluang yang sama untuk pemain BRI Liga 1.
Baca Juga: Indra Sjafri Bicara "Konflik Kepentingan" Penyebab Matthew Baker Keluar dari Timnas Indonesia U-20
"Pemain harus membuktikan kualitasnya. Saya tidak akan memilih hanya karena mereka dari Eropa atau lokal. Tim ini harus menyatu dengan visi dan misi yang sama," ujarnya.
Setelah perkenalan publik, Kluivert akan kembali ke Belanda untuk memantau pemain Indonesia di Eropa.
Dia juga memastikan timnya di Belanda dan Indonesia akan terus mencari bakat terbaik sebelum kembali pada Februari 2025.
Sebelumnya, Kluivert sempat makan malam dengan pemain BRI Liga 1 seperti Rizky Ridho, Witan Sulaeman, Egy Maulana Vikri, Ricky Kambuaya, dan Muhammad Ferrari.
2. Main Reguler di Timnya Masing-masing
Patrick Kluivert menegaskan pentingnya menit bermain di klub bagi pemain Timnas Indonesia sebagai tolok ukur kebugaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan