Suara.com - Siapa Jenson Seelt? Bek milik tim kasta kedua Inggris, Sunderland, yang kabarnya menjadi buruan baru untuk dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia.
Belakangan beredar kabar jika tim Scouting Timnas Indonesia baru-baru ini terbang ke Inggris untuk memantau dua pemain keturunan di kasta kedua Inggris, Championship.
Adapun dua pemain keturunan yang kabarnya dipantau tim Scouting adalah Jenson Seelt yang membela Sunderland dan Million Manhoef yang membela Stoke City.
Saat itu, disebutkan tim Scouting Timnas Indonesia ini hadir ke Stadium of Light untuk memantau kedua pemain itu di laga Sunderland vs Stoke City, Sabtu (11/1).
Di laga tersebut, Million Manhoef dan Stoke City berhasil membawa kemenangan usai mengalahkan Sunderland dengan skor tipis 2-1.
Terlepas dari hasil tersebut, nama Jenson Seelt banyak menarik atensi, mengingat nama Milion Manhoef sudah banyak dikenal oleh publik Tanah Air.
Lantas, siapakah sosok Jenson Seelt? Dari mana darah keturunan yang dimilikinya dan apakah dirinya bisa dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia?
Bek Keturunan Maluku
Jenson Seelt merupakan bek muda berkewarganegaraan Belanda yang lahir di Ede pada 23 Mei 2003. Saat ini, usianya sendiri baru 21 tahun.
Baca Juga: Patrick Kluivert akan Hadapi Lawan Tangguh Saat Jumpa Australia, Siapakah?
Dilansir dari akun @pemainketurunan.id di Instagram, Jenson Seelt memiliki darah Indonesia, tepatnya keturunan Maluku.
Kiprahnya sendiri bermula di Fortissimo, kemudian berlanjut di NEC Nijmegen, dan berlanjut di akademi tim papan atas Belanda, PSV Eindhoven.
Jenson Seelt bergabung akademi PSV Eindhoven pada 2017 dan berhasil naik kelas dari tim akademi ke tim U-17, U-18, dan U-21.
Selama membela tim muda PSV, Jenson Seelt menjadi andalan dengan mencatatkan total 91 penampilan dari level U-17 hingga U-21.
Bahkan karena kiprahnya di tim akademi, Jenson Seelt sempat diberikan debut di tim utama PSV pada musim 2021/2022 saat usianya baru 18 tahun.
Karena statusnya sebagai salah satu talenta terbaik di akademi PSV, Sunderland pun kemudian menebusnya pada musim panas 2023 lalu dengan mahar 2 juta euro (Rp33,7 miliar).
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?
-
Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%
-
Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran
-
Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti