Suara.com - Sebelum dipecat mendadak oleh PSSI pada 6 Januari lalu, Shin Tae-yong ternyata memiliki satu mimpi bersama Timnas Indonesia. Kini terkuat, mimpi besar itu gagal terwujud.
Shin Tae-yong merupakan pelatih yang menangani skuad Garuda dari akhir 2019 hingga Januari 2024. PSSI tidak benar-benar menjelaskan perihal alasan mendepak juru taktik asal Korea Selatan itu.
Sebelum dipecat, Shin Tae-yong nyatanya memiliki satu mimpi besar. Dia ingin melihat ekspresi para pecinta sepak bola Indonesia andai Garuda asuhannya lolos ke Piala Dunia 2026.
Mimpi besar Shin Tae-yong salah satunya diketahui melalui buku berjudul Shin Tae-yong yang akan segera diterbitkan oleh GoalPost.
Melalui akun Instagramnya, GoalPost menyebut buku tersebut telah lama mereka siapkan, bahkan sebelum Shin Tae-yong dipecat.
"Kami ingin memberikan kabar bahagia ke kalian semua, kalau buku tentang coach Shin Tae-yong yang sejak lama telah GoalPost siapkan akhirnya akan terbit," tulis GoalPost dikutip pada Selasa (21/1/2025).
Dalam buku tersebut, Shin Tae-yong disebut sempat mengungkapkan ingin membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026, sebelum hal itu dipastikan gagal terwujud setelah dia dipecat PSSI awal bulan ini.
"Saya membayangkan wajah pecinta sepak bola Indonesia ketika meraih tiket ke Piala Dunia," kata Shin Tae-yong dalam buku ini.
Kepada media Korea Selatan, Yonhap, Shin Tae-yong mengaku kaget dan tidak mengerti dengan alasan PSSI memecatnya. Apalagi, tak berselang lama, federasi memberitahunya perihal sosok pengganti.
Baca Juga: Patrick Kluivert Geser Dikit Yah, Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia Racikan Indra Sjafri
"Saya tidak mengerti pemecatan itu, tapi saya menerimanya... Saya punya harga diri," kata Shin Tae-yong dikutip dari Yonhap News TV, Kamis (16/1/2025).
"Itu tidak masuk akal. Saya dengan rendah hati menerima keputusan Persatuan Sepak Bola Indonesia."
"Saya kembali dengan rasa bangga yang besar karena saya akan meninggalkan akar yang signifikan dalam sepak bola Indonesia."
Kini, Shin Tae-yong resmi menganggur. Posisinya digantikan legenda Timnas Belanda, Patrick Kluivert yang dikontrak PSSi selama dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun.
STY, sapaan akrabnya, dijadwalkan bakal meninggalkan Indonesia pada Minggu (26/1/2025) pukul 21.50 WIB di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang dengan maskapai Korean Airlines.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur