Suara.com - Mantan penyerang Timnas Indonesia yang kini menjadi staf pelatih di klub Italia, Como 1907, Kurniawan Dwi Yulianto, disinyalir akan menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia asuhan Patrick Kluivert?
Spekulasi ini muncul setelah sosok yang akrab dipanggil Kurus ini tiba di Indonesia pada Rabu (29/1/2025) sore WIB.
Hal itu diketahui melalui unggahan Instagram Stories eks pemain klub Serie A Italia Sampdoria tersebut. Dia terlihat sudah berada di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.
Kedatangannya ini sebenarnya tidak mengejutkan, mengingat Indonesia adalah negara asalnya. Namun, spekulasi mulai bermunculan ketika sejumlah staf di Como 1907 mengucapkan selamat dan berharap Kurniawan sampai di Indonesia dengan selamat.
Ucapan tersebut seolah menandakan bahwa Kurniawan telah meninggalkan jabatannya sebagai staf pelatih Como 1907 Primavera untuk mengambil peran baru di Timnas Indonesia.
Jika benar Kurniawan Dwi Yulianto dipilih sebagai asisten pelatih Patrick Kluivert, hal ini tidaklah mengherankan. Kurniawan memiliki pengalaman luas di dunia sepak bola, baik di dalam maupun luar negeri.
Selama tiga tahun terakhir, ia menjadi staf pelatih untuk Como Primavera dan Como 1907 Wanita, yang memberinya pengalaman berharga dalam menangani pemain-pemain Eropa.
Selain itu, Kurniawan juga pernah bekerja sama dengan Cesc Fabregas, pelatih tim senior Como 1907, di tim primavera. Pengalaman internasional ini tentu menjadi nilai tambah bagi Kurniawan.
Di tingkat nasional, Kurniawan pernah menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia dan juga menjabat sebagai juru taktik klub Liga Super Malaysia, Sabah FC.
Baca Juga: Shin Tae-yong Tendang Rizky Ridho, Netizen: Pelatih Baru Bakal Kayak Gini Juga Nggak?
Dengan latar belakang seperti ini, Kurniawan dianggap punya modal untuk menjadi kandidat kuat untuk mendampingi Patrick Kluivert.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sebelumnya telah mengumumkan bahwa Patrick Kluivert akan dibantu oleh dua pelatih lokal dalam menangani Timnas Indonesia.
Erick Thohir menyiapkan 10 nama pelatih lokal untuk diseleksi oleh Kluivert, dan dua di antaranya akan dipilih sebagai asisten pelatih.
Tiga nama yang paling sering disebut-sebut untuk mengisi dua slot tersebut adalah Kurniawan Dwi Yulianto, Bima Sakti, dan Nova Arianto. Namun, tanda-tanda terkuat saat ini mengarah pada Kurniawan Dwi Yulianto.
Meskipun tanda-tanda mengarah pada Kurniawan Dwi Yulianto, keputusan akhir masih berada di tangan Patrick Kluivert. PSSI sendiri belum mengumumkan perihal nama asisten pelatih lokal itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan