Suara.com - Nama Iris de Rouw menyita perhatian publik setelah santer dikabarkan akan dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia Putri.
Pemain berposisi penjaga gawang ini disebut telah hadir dalam pemusatan latihan Timnas Putri di Surabaya, Jawa Timur (Jatim).
Lantas apakah pemain asal Belanda ini mempunyai garis keturunan Indonesia? Berikut ulasannya.
Iris de Rouw merupakan pemain klub sepak bola wanita di Belanda yang memiliki garis keturunan Indonesia.
Di mana nenek dari pihak ibu berasal dari Jawa, Indonesia, seperti disebutkan dalam wawancaranya dengan Football Talentnesia.
"Dari garis keturunan ibu saya, keluarganya adalah orang Indonesia. Dan nenek saya berasal dari Jawa, Indonesia,” katanya dikutip dari Football Talentnesia.
Bukan tidak mungkin, ia bisa menjadi salah satu penggawa skuad Garuda Pertiwi di masa depan.
Dalam bio Instagram pribadinya (@irisderouw), ia secara eksplisit mencantumkan bendera Indonesia sebagai simbol akar budayanya.
Meski lahir dan besar di Belanda, statusnya sebagai diaspora Indonesia membuka peluang untuk bermain di Timnas Putri Indonesia (Garuda Pertiwi).
Pada Januari 2025, ia menjalani trial di Surabaya untuk mengevaluasi kesiapannya. Saat ini bermain sebagai penjaga gawang untuk Sparta Rotterdam Vrouwen di Eredivisie Belanda.
Proses naturalisasinya masih dalam tahap pertimbangan, namun latar belakang keluarganya yang kuat dari Jawa menjadi faktor kunci dalam upaya rekruitmen PSSI.
Berita Terkait
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Erick Thohir Ogah Timnas Indonesia Lawan Argentina Lagi, Isyaratkan Lawan Tim Lain
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey